Anak-anak Hadir Dalam Kampanye Akbar PDI Perjuangan di Kabupaten Jayapura

Anak-anak Hadir Dalam Kampanye Akbar PDI Perjuangan di Kabupaten Jayapura
Tampak sejumlah anak-anak hadir dalam kampanye akbar PDI Perjuangan di Kabupaten Jayapura. (Foto: Firga/Seputarpapua)

JAYAPURA | Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Jayapura menggelar kampanye akbar di Lapangan Theys Eluay pada Senin (29/1/2024). Sejumlah anak-anakpun hadiri.

Kampanye ini dihadiri masyarakat dari 19 distrik Se-Kabupaten Jayapura bersama Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Papua, Herry Ario Naap.

Dalam kampanye ini, para caleg memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan ketika terpilih pada Pemilu 2024.

“Kampanye akbar ini melibatkan seluruh Caleg DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI. Mereka memaparkan apa yang menjadi program utama para caleg serta program dari partai,” kata Herry kepada wartawan di sela-sela kampanye pada Senin sore.

Selain itu, para Caleg juga mengkampanyekan Capres-Cawapres yang diusung oleh PDI Perjuangan, yaitu Ganjar-Mahfud.

“Dari 21 program Ganjar-Mahfud, kita menyampaikan beberapa program prioritas bagi masyarakat Papua untuk membangkitkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua,” jelas Herry.

Pada Pemilu ini, partai berlambang banteng ini menargetkan kemenangan di 8 kabupaten dan 1 kota.

“Target kami di Papua 8 kabupaten dan 1 kota, PDI Perjuangan ingin menjadi pemenang. Dari 3 pimpinan DPRD, kami target bisa pegang ketua atau wakil ketua dan ini sudah menjadi target bersama dalam setiap konsolidasi yang digelar,” bebernya.

Disamping itu, Harry juga menyampaikan permintaan maaf karena sejumlah anak-anak hadir dalam kampanye akbar yang digelar.

“Terima kasih kepada Bawaslu sudah memperingatkan kami agar tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye dan itu aturannya sangat jelas. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa orang tua yang datang membawa anak, bahkan anak-anak di sekitar kompleks ini juga ikut hadir,” jelasnya.

Bupati Biak Numfor itu mengaku bahwa pihaknya sudah mengingatkan agar anak-anak tak ikut dalam kampanye.

“Kami juga sudah mengingatkan sejak awal agar anak-anak tidak terlibat. Kami selaku ketua DPD juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bawaslu karena ini bukan unsur kesengajaan, tapi karena dengan sendirinya terjadi. Ketika hiburan terjadi anak-anak ini masuk ke lapangan,” pintanya.

Rencananya, PDI Perjuangan akan kembali menggelar kampanye akbar di Kota Jayapura pada 03 Februari mendatang.

penulis : Firga
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *