APBD-Perubahan 2021 Kabupaten Puncak Ditetapkan Rp1,2 Triliun

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENYERAHAN | Penyerahan dokumen Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dari Bupati Puncak kepada Ketua DPRD Puncak. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
PENYERAHAN | Penyerahan dokumen Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dari Bupati Puncak kepada Ketua DPRD Puncak. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak, menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2021 sebesar Rp1,2 triliun di Hotel Horison Diana, Timika Kabupaten Puncak, Selasa (28/9/2021).

Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik yang hadir dalam penetapan anggaran tersebut mengatakan, karena semuanya dihadapkan pandemi Covid-19, maka asumsi pendapatan nasional tidak mencapai target. Sehingga sangat berdampak pada penerimaan pendapatan seluruh pemerintah daerah di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Puncak.

Selain itu adanya peristiwa-peristiwa yang dialami langsung, yaitu terjadinya konflik sosial beberapa waktu lalu dan dampaknya masih berpengaruh sampai saat ini.

“Kebutuhan seluruh belanja pada APBD Puncak masih ditopang penuh dari dana transfer umum dari pusat. Sementara, kebutuhan belanja pembangunan daerah di APBD induk 2021 cukup besar. Ditambah adanya konflik sosial dan gangguan keamanan menambah beban kebutuhan belanja pemerintah daerah,” katanya.

Pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian pendapatan dan belanja daerah sesuai kebutuhan-kebutuhan yang menjadi prioritas pembangunan dan penanganan konflik sosial.

Sementara menyangkut Perubahan APBD tahun anggaran 2021, kata Bupati untuk pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,227 triliun atau turun 1% dari proyeksi pendapatan daerah sebelumnya sebesar Rp1,242 triliun dengan rincian sebagai berikut, pendapatan asli daerah (PAD) mengalami perubahan menjadi sebesar Rp13 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 68% dari proyeksi APBD murni sebesar Rp7,7 miliar.

Sementara pendapatan transfer mengalami perubahan menjadi sebesar Rp1,198 triliun atau mengalami penurunan sebesar 3% dari proyeksi APBD murni sebesar Rp1,234 triliun.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami perubahan menjadi sebesar Rp15,9 miliar dari proyeksi APBD murni sebesar 0 rupiah.

Reporter: Mujiono
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga