Bapenda Paniai Studi Banding di Bapenda Mimika, ini Saran Dwi Cholifah

Bapenda Paniai Studi Banding di Bapenda Mimika, ini Saran Dwi Cholifah
Suasana pertemuan Bapenda Mimika dengan Bapenda Paniai. (Foto: Bapenda Mimika)

TIMIKA | Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah melakukan studi banding di Bapenda Kabupaten Mimika, Kamis (2/11/2023).

Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah mengatakan, tim Bapenda Paniai datang untuk melihat operasional aplikasi dan sistem yang digunakan di Bapenda Mimika.

“Kami komitmen dari Bapenda Mimika membantu kapan saja. Kalau mau gunakan aplikasi yang sama, kami akan memperkenalkan dengan konsultan kami,” kata Dwi saat diwawancara usai pertemuan dengan Tim Bapenda Paniai di Kantor Bapenda, Jalan Yos Sudarso.

Dalam pertemuan itu, disarankan kepada Bapenda Paniai untuk terlebih dulu memetakan potensi pajak.

“Nanti kalau konsultan turun di Paniai dan hasil pemetaan potensinya ada, baru ke tahap selanjutnya untuk aplikasi dan lain-lain,” katanya.

Di tempat yang sama, Kasubbag Program dan Keuangan Bapenda Paniai, Rustam Efendy mengungkapkan, studi banding yang dilakukan di Mimika berdasarkan arahan dan petunjuk dari Kepala Bank Papua Enarotali.

Ia mengatakan, setelah studi banding ini, yang pertama akan dilakukan ialah memetakan potensi pajak sesuai yang diarahkan Kepala Bapenda Mimika.

Rustam mengungkapkan, untuk PAD di Paniai terbesar diperoleh dari Galian C. Sedangkan untuk pajak restoran maupun hotel masih sangat kecil karena memang jumlahnya juga sedikit.

Kepala Bank Papua Enarotali, Teddy Muslim mengatakan, salah satu alasan diarahkan untuk melakukan studi banding di Bapenda Mimika ialah karena setoran pendapatan di Bapenda Paniai masih dilakukan secara manual.

Padahal saat ini sudah zaman digitalisasi dan sebagai langkah mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sehingga mendorong Bapenda Paniai untuk melakukan peningkatan dalam pengelolaan penerimaan pajak dan retribusi daerah.

“Ini satu kesempatan yang baik dan kami diterima baik oleh Bapenda Mimika,” katanya.

Lanjutnya, setelah mendapatkan penjelasan dari Bapenda Mimika, memang perlu ada regulasi dan pemetaan potensi pajak, dalam hal ini, pendapatan apa yang perlu dimasukkan ke pajak dan retribusi daerah.

“Ini yang belum ada di Paniai, sehingga ini salah satu penambahan wawasan. Saya berharap Bapenda Paniai bisa melakukan digitalisasi, ada sistem dan aplikasi kita bisa langsung bangun host to host dengan Bank Papua seperti yang terjadi di Mimika,” pungkasnya.

penulis : Anya Fatma
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *