Dana Relawan PON Cair, Pria Ini Mabuk dan Parangi Ojek

PELAKU | RK diamankan petugas kepolisian ke Mapolsek Kuala Kencana akibat perbuatannya menganiaya pengojek motor. (Foto: Ist/Seputarpapua)
PELAKU | RK diamankan petugas kepolisian ke Mapolsek Kuala Kencana akibat perbuatannya menganiaya pengojek motor. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Seorang pria di Mimika, Papua berinisial RK, harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pengojek motor bernama Jonathan Wattimena (40) menggunakan alat tajam parang.

RK melakukan penganiayaan itu lantaran dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi minuman keras (miras) beralkohol.

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Sera Y. Ayatanoi yang dikonfirmasi via telepon, Selasa (9/11/2021) mengatakan, kejadian itu terjadi di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka pada Senin, 8 November 2021 sekitar pukul 20.05 WIT.

“Pelakunya sudah ditahan di Polsek Kuala Kencana. Korban mengalami luka robek pada pergelangan tangan sebelah kiri dan rencananya akan jalani operasi karena lukanya dalam,” kata Iptu Sera.

Menurutnya, pelaku RK sebelum diamankan oleh petugas kepolisian ke Mapolsek Kuala Kencana, terlebih dahulu diamankan oleh warga setempat karena kondisinya sedang mabuk berat.

“Pelaku ini diketahui mabuk setelah menerima pencarian dana relawan PON. Sangat disayangkan dia ini gunakan uang untuk mabuk satu malam saja dan sekarang berurusan dengan hukum karena tersangkut pidana,” ujarnya.

” Saya sarankan untuk para relawan jangan salah gunakan rejeki yang di dapat dari hasil kerja selama hampir satu bulan,” sambung Kapolsek.

Selain itu, pelaku RK juga diketahui merupakan orang yang paling vokal dan banyak beradu argumen ketika aksi pemalangan truk sampah di kampung Iwaka beberapa waktu yang lalu yang menuntut pembayaran upah atau uang pengganti transport relawan PON.

“Pelaku ini orang yang paling banyak adu argumen saat melakukan pemalangan truk sampah beberapa hari lalu,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan korban kepada petugas Polsek Kuala Kencana, kejadian itu bermula ketika korban membawa penumpang dari pangkalan pasar SP 2 menuju kampung Iwaka. Ketika korban menurunkan penumpang, pelaku langsung menghadang korban dan mengayunkan parang mengenai tangan korban.

Atas kejadian itu, korban sempat dibawa ke Puskesmas Iwaka untuk mendapatkan perawatan, selanjutnya dirujuk ke RSMM Caritas oleh Babinsa di kampung Iwaka.

reporter : Saldi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.