Dua Prajurit TNI Tertembak KKB Dievakuasi ke RSUD Mimika

Suasana di depan Kamar Jenazah RSUD Mimika, Minggu (26/11/2023). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Suasana di depan Kamar Jenazah RSUD Mimika, Minggu (26/11/2023). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA | Dua aparat keamanan yang dilaporkan menjadi korban penembakan di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Tengah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Mimika, Minggu (26/11/2023).

Humas RSUD Mimika Luky Mahakena membenarkan hal tersebut.

“Kondisinya stabil sih dan dalam penanganan intensif, kalau untuk yang MD (meninggal dunia) belum, posisi masih di Kenyam,” katanya.

Ditanya apakah kedua korban mengalami luka berat, Luky mengaku tidak bisa menjawab hal itu, sebab hal tersebut merupakan tanggung jawab tim medis.

“Intinya kondisi agak stabil dan sesegera mungkin akan dilakukan tindakan lebih lanjut, untuk operasi,” katanya.

“Untuk keterangan lebih detail dan lanjut bisa menghubungi mereka (aparat keamanan),” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan seputarpapua.com di RSUD Mimika, terlihat banyak anggota TNI yang berada di depan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara di kamar jenazah masih terlihat lengang.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kontak tembak antara TNI Pos Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap III Ndugama-Derakma, pada Sabtu, 25 November 2023.

Dalam kejadian itu dilaporkan lima orang prajurit TNI tertembak, tiga diantaranya gugur.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan kontak tembak terjadi sekitar pukul 12.00 WIT ketika personel TNI Pos Paro dari Batalyon Infanteri Mekanis Rider 411/Pandawa melaksanakan pembersihan dan infiltrasi.

Hingga saat ini, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Johanis Parinussa yang dikonfirmasi belum juga merespon upaya konfirmasi yang dilakukan.

Selanjutnya, Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa juga belum memberikan jawaban upaya konfirmasi lanjutan yang dilakukan media ini.

Kendati demikian, dalam upaya konfirmasi sebelumnya ia mengaku belum mendapatkan informasi terkait kejadian kontak tembak tersebut.

“Belum dapat info dari lapangan, sabar ya,” jawab Suriastawa singkat melalui pesan WhatsApp (WA).

penulis : Fachruddin Aji

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *