Dua Warga Sipil Jadi Korban Penembakan KKB di Puncak, Satu Kritis

Dua warga sipil korban penembakan oleh KKB Papua atau OPM di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (9/4/2024). (Foto: Dok Satgas ODC)
Dua warga sipil korban penembakan oleh KKB Papua atau OPM di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (9/4/2024). (Foto: Dok Satgas ODC)

TIMIKA | Dua warga sipil menjadi korban aksi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Selasa (9/4/2024).

Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan resminya mengatakan bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 14.52 WIT.

Ia menerangkan, korban warga sipil yang bernama Yohanis Pandalingan atau kerap disapa Pampang, mengalami luka tembak pada bagian kepala dan kondisinya kritis. Saat ini yang bersangkutan dirawat di RSUD Ilaga.

Sementara satu korban lainnya yang merupakan warga asli Papua bernama Nortinus, mengalami luka pada bagian pinggang akibat rekoset peluru, kondisinya disebutkan masih stabil setelah mendapat perawatan di RSUD Ilaga.

Saat ini aparat setempat terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan itu.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan intensif dengan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti terkait, serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan,” kata Kombes Faizal dalam keterangannya, Selasa.

Faizal menyayangkan aksi KKB Papua atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kerap memberi teror kepada masyarakat.

“Tindakan ini tidak dapat dibenarkan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya penegakan hukum serta menangkap para pelaku,” pungkasnya.

penulis : Arifin Lolialang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *