Hasilkan 384 Ton Daging Setiap Tahun, Mimika Kirim Babi ke Kabupaten Tetangga

Ilustrasi
Iluttasi (Freepik.com)

TIMIKA | Warga tak perlu khawatir soal kebutuhan daging babi, karena saat ini Mimika telah swasembada babi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani mengatakan, setiap tahun Mimika menghasilkan 7.140 ekor babi atau 384 ton daging babi.

“Untuk produksi ternak babi dalam sebulan kurang lebih 595 ekor atau 32 ton daging babi,” katanya kepada Seputarpapua, Jumat (24/2/2023).

Advertisements

Karena swasembada babi, Mimika akhirnya mengirim babi ke sejumlah kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Asmat, Kabupaten Jayawijaya dan lainnya.

Sementara itu, dikutip dari mimikakab.go.id, Disnakkeswan selalu menyiapkan biaya operasional untuk unit pembibitan ternak babi di SP 6.

Saat ini, khusus Disnakkeswan memiliki kurang lebih 30 induk ternak babi.

Ia berharap peternak selalu menjaga ternak tetap sehat, sehingga saat panen dapat menghasilkan daging yang berkualitas.

Pada tahun 2023 ini juga, pihaknya melanjutkan beberapa program kerja tahun sebelumnya.

Program tersebut menggunakan anggaran Otonomi Khusus (Otsus), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbeda-beda penggunaannya.

Untuk anggaran Otsus, digunakan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yaitu mengembangkan ternak babi, ternak ayam buras, ayam kampung dan juga ayam potong (broiler), selain itu, ada juga bantuan yang diberikan kepada masyarakat yakni bantuan pakan untuk ternak babi dan ayam pada peternak lokal.

Advertisements

Sementara untuk DAK lebih mengarah pada peralatan pusat kesehatan hewan (puskeswan).

“Dana DAK tahun ini digunakan untuk peralatan pengobatan yang lebih terarah pada pengobatan ternak besar (ruminansia), serta pengobatan pada hewan kesayangan,” katanya.

Advertisements

Untuk dana APBD, Disnakkeswan melakukan renovasi lapak penjualan daging babi di pasar, agar lebih higienis.

Juga melakukan pengembangan ternak sapi di Mimika. Populasi ternak sapi di Mimika sangat kecil, sehingga pemerintah melakukan upaya untuk meningkatkan populasi ternak sapi, dengan distribusi ternak sapi.

Program ini, merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.

Advertisements

Ada pula program lanjutan lainnya yakni pembinaan terhadap masyarakat lokal dalam hal pengolahan daging babi dan membuat peralatan pengasapan serta rumah untuk peralatan.

penulis : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan