Ini Jawaban KONI Papua Jika Atlet Ingin Pindah ke Provinsi DOB

Sekum KONI Papua George Weyasu. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Sekum KONI Papua George Weyasu. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Setelah dipastikan empat provinsi baru atau DOB masuk dalam anggota KONI Pusat untuk ikut serta dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 mendatang, ada banyak atlet-atlet yang dulunya bersama KONI Papua, kini ingin hijrah ke provinsi bentukan DOB, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua, George Weyasu mengungkapkan bahwa pemindahan atlet ke daerah provinsi baru hanya dilakukan sesuai mekanisme dan aturan. Bahkan mutasi atlet dilakukan dua tahun sebelum berlangsungnya penyelenggaraan iven empat tahun tersebut.

“Mutasi atlet itu ada pedomannya, dua tahun sebelum PON itu bisa dilakukan. Tetapi setelah itu tidak boleh dilakukan mutasi. Nah, untuk itu kelihatan, untuk atlet baru atau atlet yang sudah ada di salah satu provinsi yang pernah mengikuti Kejurnas, itu tidak akan mungkin pindah ke Provinsi yang lain atau dia sudah masuk dalam data base-nya salah satu provinsi, itu tidak akan mungkin pindah,” kata George Weyasu kepada wartawan olahraga di Kota Jayapura, pada Kamis, 30 Maret 2023.

Advertisements

Lanjut Weyasu, sejatinya KONI Papua tetap mendukung atlet yang akan lakukan pemindahan, namun dengan mekanisme dan aturan yang benar-benar baik.

“Nah, untuk itu dengan melihat persiapan provinsi baru di Papua, tentunya provinsi Papua sebagai provinsi induk kita juga membijaksanai untuk membantu. Pertama mereka harus membentuk dulu pengprov di provinsi masing-masing, karena harus ada pengprov-nya, karena yang punya atlet itu cabor,” jelasnya.

“Pengprov ini yang akan berkoordinasi untuk menyiapkan atlet-atletnya, kebutuhan atlet itu cabor yang akan sediakan. Cabor itu yang berkoordinasi dengan cabor yang ada di KONI Papua dan bisa kita bantu dengan melihat ketersediaan atlet kita yang ada. Tapi itu diluar dari mekanisme yang baku di KONI terkait pedoman mutasi atlet,” tandas George Weyasu.

penulis : Vidi
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan