Kemenag Mimika Siap Sosialisasikan SE Menteri Soal Volume Suara Adzan di Masjid dan Mushola

TIMIKA | Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mensosialisasikan surat edaran Menteri Agama tentang Suara Adzan di Masjid dan Mushola.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag, Kabupaten Mimika, Lucas Yasi saat diwawancara di kantornya, Selasa (8/3/2022).

Dijelaskan, dalam surat edaran menteri agama nomor 5 tahun 2022 itu isinya tentang mengatur waktu dan volume suara adzan maupun tilawah di masjid maupun mushola.

“Jadi itu sebenarnya bukan larangan tapi itu hanya pedoman untuk menggunakan pengeras suara di masjid dan mushola,” kata Lucas.

Katanya, SE itu isinya hanya sebagai pedoman agar penggunaan pengeras suara di masjid diatur untuk kenyamanan, kedamaian, dan ketentraman orang di sekitar.

Tetapi kata dia, SE ini ditanggapi berbeda dan kurang bijak oleh sebagian orang yang mengatakan bahwa menteri agama melarang suara adzan di masjid dan juga tentang analogi suara anjing yang mengganggu.

“Itu sebenarnya hanya mau menceritakan siapa mayoritas disitu dan apa hal yang bisa dibuat disitu. Tetapi masing-masing orang punya tanggapan lain-lain,” ungkap Lucas.

Lucas sudah memberitahukan kepada Bidang Agama Islam di Kantor Kemenag Mimika agar SE ini disosialisasikan kepada umat Islam di masjid setiap Jumat saat selesai khotbah.

“Jadi salat Jumat ada waktu khusss berikan pemahaman kepada masyarakat soal edaran menteri,” katanya.

Surat edaran ini juga menurutnya perlu disosialisasikan kepada semua umat beragama agar tidak ada yang menanggapi berlebihan.

“Saya berharap supaya masyarakat tidak menanggapi berlebihan surat edaran. Karena pada intinya menteri tidak larang orang muslim untuk pakai pengeras suara di masjid, dia hanya mengimbau dan mengatur supaya penggunaaan pengeras suara di masjid diatur sesuai waktu dan volume dalam edaran itu maksimal 100 desibel,” tambahnya,” jelasnya.

penulis : Anya Fatma
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *