KKB Klaim Bertanggungjawab Gugurnya Aparat Keamanan di Empat Wilayah

TPN-OPM Diminta Serahkan Diri Sebelum Jatuh Korban
Ilustrasi-TPN-OPM

TIMIKA | Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang biasa menyebut diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menegaskan, bertanggungjawab telah menghilangkan nyawa prajurit di empat wilayah Papua.

Hal itu disampaikan juru bicara Sebby Sambom dalam keterangannya, Jumat (1/12/2023). Sebby Sambom mengeklaim pihaknya telah menghilangkan nyawa anggota aparat keamanan Indonesia di empat wilayah mulai Kabupaten Intan Jaya, Nduga, Puncak, dan Sorong.

Sebby menerangkan berdasarkan laporan resmi dari pasukan yang berada di lokasi, pada 23 November 2023 di Kabupaten Intan Jaya, KKB mengeklaim menembak empat anggota Polisi Indonesia yang salah satunya tewas.

Kemudian pada 24 November 2023 di Beoga, Kabupaten Puncak, KKB juga mengeklaim menembak lima warga sipil yang menurut mereka adalah anggota intelijen Indonesia, tiga orang tewas dalam aksi itu dan dua orang lainnya selamat.

Selanjutnya pada 25 November 2023
Di Kabupaten Nduga, KKB mengeklaim menewaskan delapan anggota aparat keamanan. Terbaru pada tanggal 30 November 2023, mereka juga mengeklaim kembali menghilangkan nyawa dua anggota aparat keamanan.

Bahkan KKB mengeklaim juga telah menghilangkan nyawa satu anggota aparat keamanan di Sorong Maybrat pada 30 November 2023.

Sebby menegaskan, sesuai laporan yang didapatnya dari pasukan TPNPB wilayah III Nduga, pasukannya itu telah melakukan serangan di pos militer (TNI) dan polisi Indonesia kemudian menewaskan sejumlah anggota dalam jumlah sebagaimana yang telah dijelaskannya diatas.

“Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan VIII Intan Jaya Bridgen Undius Kogeya dan pasukannya, juga Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan III Ndugama-Derakma Bridgen Egianus Kogeya dan pasukannya, serta Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan IV Sorong Raya Maybrat dan pasukannya, menegaskan mereka bertanggungjawab atas aksi serangan itu,” ungkapnya.

TPNPB atau KKB menurut Sebby adalah pasukan militer bangsa Papua, dan mereka berdiri bersama rakyat Papua.

“TPNPB akan terus melakukan perlawanan atas pendudukan ilegal Pemerintah Kolonial Republik Indonesia diatas tanah kami (Papua). Oleh karena itu, perlawanan akan terus kami lakukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dilaporkan telah gugur dua orang prajurit di Paro, Nduga pada 30 November 2023, atasnama Pratu S dan Prada D.

Pun begitu, pihak aparat keamanan belum menyampaikan keterangan perihal gugurnya dua prajurit diatas.

Sebelumnya juga telah gugur empat anggota TNI di Paro, Nduga pada 24 November 2023 dan semua jenazah para prajurit telah dikebumikan di daerah asal mereka masing-masing.

penulis : Fachruddin Aji

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *