Mulai Hari ini Dukcapil Mimika Hentikan Sementara Pencetakan Dokumen

PELAYANAN | Masyarakat yang datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus dokumen, Jumat (1/1/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
PELAYANAN | Masyarakat yang datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus dokumen, Jumat (1/1/2021). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika, Slamet Sutedjo mengatakan, untuk ssmentara waktu, Dukcapil menghentikan pelayanan pencetakan dokumen baik online maupun offline.

Penghentian sementara ini berlangsung mulai hari ini, Jumat (1/10/2021) hingga Selasa (5/10/2021) dan akan normal kembali Rabu (6/10/2021).

Pelayanan hanya untuk menerima verifikasi berkas persyaratan adminduk.

Penghentian ini bukan tanpa alasan. Slamet menjelaskan Mimika menjadi salah satu kota yang terpilih dari 55 kabupaten untuk dilakukan pelaksanaan kegiatan Implementasi Uji Coba Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) langsung dari pusat.

Untuk diketahui, Siak merupakan suatu sistem informasi yang disusun berdasarkan prosedur-prosedur dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, bertujuan untuk menata sistem administrasi
kependudukan sehingga tercapailah tertib administrasi serta membantu petugas di jajaran pemerintah daerah kabupaten atau kota khususnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dikatakan, tim Mendagri pada Senin, (4/10/2021) akan melakukan instalasi semua client pelayanan sekaligus transfer knowledge (bimbingan) kepada semua operator serta praktek memasukan semua berkas yang diterima.

Selanjutnya,Selasa, (5/9/2021) akan dipastikan apakah semua sudah benar sudah ready ataukah belum.
Pelayanan akan kembali dibuka pada Rabu (6/10/2021).

Untuk itu Slamet berharap masyarakat bisa memahami karena Siak merupakan bagian yang penting, karena Mimika menjadi Pilot Project yang jika berhasil nantinya akan diikuti oleh kabupaten lainnya.

“Ini memang mekanisme dari pusat. Bukan karena system kami rusak lalu mau di instal. Saya mohon masyarakat bisa bersabar karena ini program dari pusat justru kita bangga karena dipilih untuk pilot project dan semua data akan siap terpusat semua,” kata Slamet kepada Seputarpapua.com.

penulis : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *