Pantau Asrama Sentra Pendidikan, Plt Bupati Sebut Banyak Akan Dibenahi

Plt.Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob saat memantau kamar asrama Sentra Pendidikan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Plt.Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob saat memantau kamar asrama Sentra Pendidikan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Plt Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob memantau situasi asrama Sentra Pendidikan yang kini sudah aktif setelah sempat vakum beberapa waktu lalu.

Plt Bupati datangi Sentra Pendidikan bersama beberapa pejabat teknis di lingkup Pemkab Mimika, Senin (16/1/2023).

Asrama yang di khususkan bagi anak-anak tujuh suku tersebut ternyata masih banyak yang perlu dibenahi, mulai dari pagar, jalan, ruang makan, kebutuhan air dan listrik, hingga peralatan di klinik.

“Terkait dengan outsourcing juga, untuk pembenahan lingkungan ini. Ini yang harus di perhatikan dan serius. Pagar, jalan, air, listrik itu harus di perbaiki dengan baik, (biar) anak-anak juga betah tinggal. Ruang makan, kita juga harus lengkapi dengan fasilitas lengkap yang selama ini memang belum pernah ada,” terang Plt Bupati.

Hal lain yang juga perlu dirubah adalah manajemen, baik manajemen sekolah maupun asrama.

“Mungkin nanti ada perubahan manajemen-manajemen yang nanti akan kita bahas khusus, saya tidak bisa bicara sekarang. Tapi yang penting adalah ada persoalan, kepala sekolah dia harus urus asrama, urus sekolah, ini kan repot nih, saya kira ini harus kita benahi,” ungkapnya.

Dalam menangani asrama Sentra Pendidikan kata dia harus memiliki tujuan, fokus, serius dan tanggung jawab sehingga dana akan dialokasikan.

Namun ada dana-dana tambahan yang memang dibutuhkan dan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, harus berkolaborasi dengan OPD lainnya.

Pola asrama juga kata John harus detail, tidak hanya makan-minum, tapi kebutuhan para penghuni asrama juga wajib diperhatikan. Begitupun metode seleksi masuk asrama, harusnya anak-anak berprestasi dari pedalaman yang diseleksi.

“Tapi kan tidak dilakukan begitu, siapa saja masuk suka-suka. Kan kita mau buat sekolah unggulan ini, diseleksi untuk masuk. Jadi mereka yang masuk disini betul-betul mereka yang sudah terseleksi. Guru-guru harus diseleksi dan serius untuk mengajar,” ujarnya.

Plt berpesan ke dinas pendidikan agar memberikan perhatian penuh pada Sentra Pendidikan.

Ia pun berencana agar kompleks Sentra Pendidikan bisa dijadikan ikon yang bisa diperkenalkan ke tamu maupun semua kalangan yang ada diluar Mimika.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.