Papua Tengah Komitmen Mengikuti Pemilu 2024 Secara Damai

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menandatangani Deklarasi Pemilu Damai di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/ Nabire. (Foto: Christian Degei/Seputarpapua)
Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menandatangani Deklarasi Pemilu Damai di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/ Nabire. (Foto: Christian Degei/Seputarpapua)

NABIRE | Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menghadiri Apel Kesiapsiagaan Pemilu Damai di Provinsi Papua Tengah yang digelar di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/ Nabire, Rabu (24/1/2024).

Dalam amanatnya, Pj Gubernur Papua Tengah menyampaikan kesiapsiagaan dilaksanakan dalam rangka komitmen kolektif mewujudkan Pemilu Damai di Provinsi Papua Tengah sebagai salah satu provinsi baru di Indonesia dan merupakan pemilihan umum yang pertama kali dilaksanakan di provinsi baru Papua Tengah.

“Tentunya hal ini merupakan sejarah dan hajat besar bagi Provinsi Papua Tengah, yang akan mentukan dalam lima tahun ke depan. Sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama dalam rangka menyukseskan pemilu serentak tahun 2024 ini,” kata Ribka.

Komitmen kolektif dalam mewujudkan pemilu damai di Provinsi Papua Tengah juga diapresiasi Pj Gubernur.
Ia mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan bermanfaat untuk menyukseskan setiap tahapan Pemilu 2024 yang dilaksanakan oleh penyelenggara.

Menurutnya, pelaksanaan pemilu dan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) nantinya merupakan agenda nasional yang menjadi atensi bagi semua pihak, sehingga Pemerintah Pusat bersama DPR RI dan penyelenggara pemilu telah sepakat untuk hari pelaksanaan pemungutan suara jatuh pada 14 Februari 2024, kemudian pemilukada serentak pada tanggal 27 November 2024.

“Pada pemilu tanggal 14 Februari 2024 akan akan diikuti oleh daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.128.844 pemilih yang tersebar di 4.484 TPS di seluruh wilayah Papua Tengah,” ungkap Ribka.

Pemilu tanggal 14 Februari 2024 nanti para pemilih yang terdata di KPU akan memilih Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029, kemudian 152 anggota DPD RI termasuk empat kursi dapil Papua Tengah, 2.472 anggota DPR provinsi diseluruh Indonesia termasuk 45 kursi DPR Papua Tengah ditambah 11 kursi jalur pengangkatan, dan 17.510 anggota DPR kabupaten/kota termasuk 210 kursi DPR kabupaten Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Tengah ditambah dengan 53 jalur pengangkatan.

“Jadi komitmen mewujudkan pemilu damai ini untuk misi kita bersama, dan harus berkerja keras agar Papua Tengah yang baru pertama kali ikut pemilu ini bisa berjalan lancar dan damai,” harapnya.

Karena itu stabilitas politik dan keamanan menuju Pemilu 2024 agar tetap dijaga sehingga situasi tetap kondusif.

“Pemerintah dan pihak keamanan harus mampu memetakan potensi kerawanan menjelang pemilu dan pemilukada serentak. Pemerintah dan keamanan juga harus memiliki sensitivitas guna mendeteksi permasalahan yang ada di lapangan,” pungkasnya.

Sementara Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni mengeklaim bahwa kini kesiapan pelaksanaan Pemilu 2024 di Papua Tengah sudah 80 persen.

“Puji Tuhan sudah naik bertahap 80 persen lebih ya,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui penandatanganan deklarasi pemilu damai ini, merupakan komitmen kolektif untuk tunduk dan taat dengan aturan yang ada.

“Jadi kesempatan yang kami tandatangani ini mengikat kita semua, untuk kita tunduk dan taat dengan aturan yang ada dan juga melaksanakan pemilu ini dengan bertanggungjawab,” katanya.

Apel Kesiapsiagaan Pemilu Damai di Provinsi Papua Tengah diawali dengan pengecekan kesiapan oleh Pj Gubernur, setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *