Pasar Mama-mama Papua di Distrik Wania akan Difungsikan Kembali

CEK | Kepala Distrik Wania, keluarga pemilik lahan, tim, dan Kepala Kelurahan Wonosari Jaya saat mengecek langsung kondisi Pasar Mama-mama Papua. (Foto: Ist/Mujiono)
CEK | Kepala Distrik Wania, keluarga pemilik lahan, tim, dan Kepala Kelurahan Wonosari Jaya saat mengecek langsung kondisi Pasar Mama-mama Papua. (Foto: Ist/Mujiono)

TIMIKA | Pemerintah Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua, berencana mengfungsikan kembali pasar Mama-mama Papua di Kelurahan Wonosari Jaya yang telah sekian lama tidak digunakan.

Kepala Distrik Wania Richard Wakum mengatakan, terkait rencana tersebut beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pemilik lahan.

Pasca pertemuan tersebut, maka hari ini Selasa (24/8/2021) pihaknya bersama dengan pemilik lahan dan Disperindag, Bagian Pertanahan, dan Kepala Kelurahan Wonosari Jaya melakukan pengukuran ulang lokasi pasar tersebut.

Hal ini guna mengetahui besaran biaya ganti rugi yang akan dibayarkan kepada pemilik lahan.

“Hasil pengukuran langsung diskusikan ditempat, sehingga ada titik temu. Selanjutnya pemilik lahan akan melengkapi berkas, agar bisa diakomodir di Bagian Pertanahan untuk dilakukan pengukuran dan penilaian nilai lahan, sehingga bisa segera dibayarkan,” kata Richard saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Richard mengakui jika bangunan pasar Mama-mama Papua yang telah dibangun Pemkab Mimika telah diserahkan kepada pemerintah Distrik Wania.

Hanya saja, lahan bangunan belum dibayar sehingga pasar tersebut belum dapat difungsikan.

“Itulah, kenapa sampai saat ini pasar tidak difungsikan karena belum ada pembayaran,” ujarnya.

Menurut Richard, apabila pembayaran lahan sudah diselesaikan, maka Mama-mama Papua yang berjualan dipinggiran jalan simpang SP4-SP1 akan dialihkan ke pasar tradisional tersebut.

Sebab, apabila berjualan di pinggir jalan banyak risiko, mulai kepanasan, kehujanan, kecelakaan, dan lainnya.

“Terlebih lagi, dalam waktu dekat akan ada event besar, yakni PON XX. Sehingga hal ini harus ditata dengan baik dan rapi,” ujarnya.

Richard menambahkan, karena pasar tersebut tidak dufungsikan sehingga ada kerusakan kecil.

Meski demikian, kerusakan itu akan dibenahi karena sudah masuk dalam perencanaan.

“Kalau sudah selesai semua, maka akan kami perbaiki dan timbun agar bisa segera digunakan,” ungkapnya.

penulis : Mujiono
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *