Pemkab Asmat Siapkan Posko Pengungsian Korban Kebakaran Pasar Dolog Agats

Posko pengungsian korban kebakaran Pasar Dolog Agats. (Foto: Martha)
Posko pengungsian korban kebakaran Pasar Dolog Agats. (Foto: Martha)

AGATS | Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua Selatan telah menyiapkan posko pengungsian bagi korban kebakaran Pasar Dolog Agats, yang terjadi pada Minggu (16/10/2022).

Posko pengungsian yang digunakan berupa sebuah bangunan kosong dekat pasar.

Saat ini, sekitar 20 kepala keluarga yang menempati posko pengungsian tersebut.

“Untuk saat ini hanya baru tersedia 20 bilik untuk 20 kepala keluarga. Untuk korban lainnya saat ini sedang diusahakan posko pengungsian lain,” kata Kasat Binmas Polres Asmat AKP Sudirman ditemui di sekitar posko pengungsian, Minggu sore.

Terpantau sudah ada bantuan makanan yang datang dari berbagagai pihak. Warga sekitarpun ikut memberikan sumbangan berupa makanan dan pakaian.

Kepala Dinas Sosial Amir Makhmud sebelumnya mengatakan, pemerintah kabupaten Asmat juga sudah menyalurkan bantuan berupa makanan siap santap dan perlengkapan tidur seperti tikar dan lainnya.

Terdapat sejumlah posko pengungsian bagi korban kebakaran, diantaranya di rumah kerukunan keluarga Buton, PAUD belakang pasar, los pasar, dan Masjid An-Nur.

“Tadi siang kita sudah berikan bantuan makanan, dan malam ini kami salurkan perlengkapan tidur seperti tikar,” kata Amir kepada Seputarpapua.com melalui sambungan telepon seluler, Minggu malam.

Menurut Amir, pihaknya kini masih mendata jumlah kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran, sebab dari 121 kios yang berada di los pasar ada lebih dari 1 kepala keluarga yang tinggal di dalam kios.

“Berdasarkan data kios yang terbakar sebanyak 121 dan 4 rumah warga. Tapi untuk jumlah kepala keluarga masih kita data,” pungkas Amir.

Sebelumnya, kebakaran melanda 121 kios dan 4 rumah warga di Pasar Dolog, Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan pada Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 05.00 dini hari.

Pantauan media ini di lokasi kebakaran, warga Agats dibantu anggota TNI-Polri berupaya memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Upaya pemadaman berlangsung sekitar 3 jam, karena keterbatasan fasilitas.

Karena tidak ada mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Asmat, warga hanya menggunakan sejumlah mesin pompa air (alkon) dan melakukan pemadaman secara manual dengan ember serta peralatan lainnya.

Beruntung setelah sekitar dua jam musibah tersebut terjadi, Agats diguyur hujan lebat. Hal ini cukup membantu dan memudahkan warga setempat untuk mencegah kobaran api merambat ke bangunan lainnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIT.

Total ada 125 bangunan yang terbakar, terdiri dari 121 kios dan 4 rumah warga saat kebakaran Pasar Dolog Agats terjadi.

121 kios yang terbakar tersebar di Blok D 48 kios, Blok G 18 kios, Blok H 20 kios, Blok F 19 kios dan Blok E 16 kios.

 

penulis : Martha
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *