Polda Papua akan Memperkuat SOP Penanganan dan Pemeriksaan Kasus

ARAHAN | Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memberikan arahan apel di Pusat Pelayanan Polres Mimika. (Foto: Muji/SP)
ARAHAN | Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memberikan arahan apel di Pusat Pelayanan Polres Mimika. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Polda Papua akan membuatkan dan memantapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan dan pemeriksaan kasus.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan keprofesionalismean anggota polisi di jajaran Polda Papua.

“Kami akan memperkuat SOP, yang nantinya dilatihkan dan dipedomani dalam pelaksanaan tugas penyelidikan dan penyidikan suatu kasus,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memimpin apel di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Senin (22/6).

Kata dia, dengan adanya SOP maka akan jelas, baik itu penyelidik maupun penyidik. Terhadap petugas penyidik diingatkan untuk tidak melewati kewenangan dari anggota dilapangan.

Selain itu, kepada penyidik untuk lebih jeli dan teliti dalam melengkapi bukti-bukti yang kuat. Sehingga perlu adanya koordinasi dengan baik antara penyidik dan petugas dilapangan.

“Perlu ada komunikasi yang baik penyidik dan petugas di lapangan. Sehingga pembuktian sebuah kasus sampai di pengadilan lancar. Kalau tidak dilakukan, maka pembuktian di pengadilan kurang. Seperti beberapa kasus di Wamena dan Jayapura, terdakwa hanya dihukum 6-7 bulan, dipotong masa tahanan dan langsung bebas,” ujarnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Ia menambahkan, dari kondisi itu, maka sebagai penegak hukum untuk melengkapi semua alat bukti yang ada, mulai barang bukti, saksi, dan lainnya.

“Kedepan, apabila menghadapi kerusuhan harus disiapkan. Dan kami akan buatkan SOP, sehingga peran dari petugas jelas,” tuturnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar