Polisi Dalami Penembakan Seorang Remaja di Jalan Trans Nabire – Enarotali

Pihak Kepolisian melakukan olah TKP di lokasi diduga terjadi penembakan pada Senin, 1 Agustus 2022, di jalan Trans Nabire-Enarotali. (Foto: Ist)
Pihak Kepolisian melakukan olah TKP di lokasi diduga terjadi penembakan pada Senin, 1 Agustus 2022, di jalan Trans Nabire-Enarotali. (Foto: Ist)

TIMIKA | Polres Dogiyai tengah mendalami kejadian diduga penembakan yang menimpa seorang remaja berinisial MD (16) di jalan Trans Nabire-Enarotali pada Senin, 1 Agustus 2022.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIT.

Dari keterangan seorang saksi berinisial YK, menyebutkan bahwa pukul 03.00 WIT itu dirinya mendengar adanya suara diduga letusan senjata api sebanyak 8 kali.

Saksi kemudian mendekati asal suara letusan dan menemukan dua orang remaja. Salah satu remaja diketahui berinisial MD bersama seorang rekannya.

“Mendengar bunyi letusan senjata, saksi mendatangi asal bunyi itu dan bertemu korban dan seorang temanya yang belum diketahui identitasnya,” kata Kombes Kamal dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).

Saat itu juga saksi ingin menanyakan apa yang terjadi, namun kedua korban yang terlihat mengalami luka robek, langsung meninggalkan lokasi kejadian menuju ke arah Bomomani atau arah Polsek Mapia.

“Piket jaga Polres Dogiyai mendapat laporan dari masyarakat, kemudian anggota Polres diback up BKO Brimob menuju ke lokasi kejadian,” ujar Kamal.

Menindaklanjuti kejadian itu, Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, ditemukan barang bukti berupa 8 butir selongsong dan 1 butir amunisi tajam caliber 5,56mm.

“Barang bukti sudah diamankan ke Polsek Mapia,” kata Kabid Humas.

Kamal menambahkan, dari informasi yang diperoleh, korban penembakan sudah dibawa pihak keluarga ke Kabupaten Nabire. Karena itulah sehingga korban dan seorang rekannya belum dilakukan pemeriksaan terkait peristiwa yang terjadi.

“Kasus ini dalam penyelidikan anggota Polres Dogiyai. Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban serta temannya, kemudian meminta visum et repertum dari pihak rumah sakit,” pungkasnya.

 

reporter : Saldi
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.