Rapat Paripurna Pertama Tahun 2022, DPRD Asmat Bahas 8 Materi Sidang

PENYERAHAN | Wabup Asmat, Thomas E. Safanpo menyerahkan materi kepada pimpinan sidang Paripurna untuk dibahas DPRD Asmat. (Foto: Fagi/Seputarpapua)
PENYERAHAN | Wabup Asmat, Thomas E. Safanpo menyerahkan materi kepada pimpinan sidang Paripurna untuk dibahas DPRD Asmat. (Foto: Fagi/Seputarpapua)

ASMAT | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asmat membahas delapan materi sidang dalam Rapat Paripurna Masa Sidang Pertama Tahun Anggaran 2022 yang berlangsung di Gedung DPRD Asmat, Papua Selatan, Kamis malam 14/7/22.

Delapan materi sidang yaitu, pertama, rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021. Kedua, laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Asmat tahun 2021, dan ketiga rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2022.

Selanjutnya keempat, rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan keuangan daerah, kelima, rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan barang milik daerah. Keenam, rancangan peraturan daerah tentang pembentukan dan cadangan Pemerintah Kabupaten Asmat tahun 2022.

Ketujuh, rancangan peraturan daerah tentang pembentukan Kampung Santo Yod, Kampung Tomor dan Kampung Ero Airo pada Distrik Ayip, dan kedelapan, persetujuan penghapusan barang milik daerah Kabupaten Asmat tahun 2022.

Sidang Paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Asmat, Jasman Tumpu didampingi Ketua DPRD Asmat Yoel Mangaprau dan Wakil Ketua I Silvester S. Biakai.

Sidang juga dihadiri Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wabup Thomas E. Safanpo, Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi, Pabung Kodim 1707/Merauke/Asmat Kapten Arm Gordon GSL, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD serta tokoh masyarakat.

“Materi sidang yang diajukan pemerintah daerah ini, akan dibahas dan dicermati secara profesional. Sehingga kedepan mampu mendorong kelancaran roda pemerintahan,” ujar Wakil Ketua II DPRD Asmat, Jasman Tumpu.

Jasman mengatakan, pelaksanaan pembangunan dari tahun ke tahun di Kabupaten Asmat telah terjadi perubahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan itu menurutnya sudah semakin dirasakan oleh masyarakat.

Hal ini disebabkan karena perhatian pemerintah semakin hari semakin baik, dan semua itu terjadi karena didukung oleh semua stakeholder.

“Yang terlibat dalam pembangunan disegala bidang yang telah diprogramkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Asmat,” ujarnya.

Penetapan APBD perubahan tahun 2022 ini, kata Jasman, juga bertujuan mempercepat realisasi visi dan misi kepala daerah sebagaimana yang tertuang dalam RPJP dan RPJMD Kabupaten Asmat.

Ia mengakui, untuk mewujudkan itu semua perlu dilakukan penyesuaian pada APBD perubahan tahun anggaran 2022, sesuai arah kebijakan program dari Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah periode 2021-2025.

Penyusunan perubahan APBD pada substansinya, menurut Jasman, untuk melakukan penyesuaian kondisi-kondisi yang ada ditengah masyarakat secara makro maupun mikro.

“Sehingga dengan perubahan pada APBD secara tepat, dapat memberi manfaat dan solusi atas kebutuhan-kebutuhan masyarakat,” ujar Jasman.

Untuk itu, Ia berharap agar dalam melakukan pergeseran, penambahan, dan pengurangan anggaran dalam perubahan APBD 2022 ini, dapat disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta disesuaikan juga dengan kebutuhan daerah yang sangat mendesak dalam segala hal, baik kekurangan dan keterbatasan anggaran yang dimiliki saat ini.

“Kami DPRD Asmat tetap mendukung segala aktivitas pemerintah dalam melaksanakan pembangunan kepada masyarakat, terutama pembangunan berskala prioritas,” pungkasnya.

 

reporter : Faqi Difinubun
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.