Satgas Damai Cartenz Tangkap 3 Diduga Pembunuh Michelle Kurisi Doga

Pelaku Pembunuh Michelle Ditangkap
Tiga terduga pelaku pembunuhan Michelle Kurisi Doga. (Foto: Humas Satgas Damai Cartenz)

TIMIKA | Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Damai Cartenz 2023 mengklaim berhasil menangkap tiga terduga pelaku pembunuh aktivis Papua, Michelle Kurisi Doga.

Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani menyebut, penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada hari Kamis dan Jumat, 5-6 Oktober 2023 di daerah berbeda-beda.

“Kami telah melakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku pembunuhan Michele dengan inisial PM di Jayawijaya, kemudian besoknya kami lakukan pengembangan dan menangkap lagi terduga pelaku AW di Jayapura, kemudian RK alias RM di Tolikara. Total pelaku diperkirakan tujuh orang,” terang Kombes Faizal dalam keterangan yang dikeluarkan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Senin (9/10/2023).

Sementara dijelaskan Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno bahwa dari hasil penyelidikan sementara, kasus pembunuhan berencana ini diduga dilakukan oleh tujuh orang pelaku, mereka adalah PM, AW dan RK. Sementara diduga pelaku lainnya, KW, JW, DW dan K masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Ketujuh terduga pelaku ini diduga merupakan anggota KNPB militan Baliem Barat yang aktif menyebarkan propaganda negatif di media sosial tentang isu Papua,” ungkap Kombes Bayu.

Saat ini ketiga terduga pelaku yang ditangkap, AW, RK dan RM telah berada di Polda Papua menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Terhadap para tersangka setidaknya akan kami terapkan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 354 KUHP tentang Penganiayaan Mengakibatkan Orang Lain Meninggal Dunia, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pindana penjara seumur hidup,” pungkas Bayu.

Michele Kurisi Doga merupakan aktivis perempuan Papua yang cukup aktif menyuarakan hak-hak perempuan maupun anak-anak Papua. Ia dibunuh sekelompok orang pada 28 Agustus 2023 di Distrik Koloak Atas, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan dengan cara ditikam menggunakan pisau dan dipukul kepalanya menggunakan kayu.

Aksi pembunuhan Michelle direkam langsung oleh para pelaku yang kemudian disebarkan melalui media sosial Facebook. Video pembunuhan itu kemudian beredar luas dan viral di media sosial.

Michelle awalnya diinterogasi para pelaku. Tidak lama kemudian, terlihat Michelle tengah meregang nyawa di semak-semak dengan darah terkucur di baju bagian dada korban.

“Pembunuhan ini sadis dan kejam. Bagaimana bisa beberapa orang laki-laki membunuh seorang wanita, di videokan dan di viralkan,” imbuh Kombes Faizal.

penulis : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *