Upaya Freeport Dalam Penanggulangan Covid-19 hingga Raih Penghargaan Kemenkes

CUCI TANGAN | PTFI mengadakan sosialisasi pencegahan COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat Mimika. (Foto: Corcom PTFI)
CUCI TANGAN | PTFI mengadakan sosialisasi pencegahan COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat Mimika. (Foto: Corcom PTFI)

Klinik Kuala Kencana di kompleks perkantoran PTFI pun telah dilengkapi dengan alat untuk menganalisa hasil pemeriksaan tes PCR dari berbagai rumah sakit di Mimika.

Untuk membantu daya tahan ekonomi masyarakat, PTFI bersama berbagai pihak lain, seperti Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) serta Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) di bawah Keuskupan Timika juga membagikan bahan makanan kepada masyarakat yang tinggal di berbagai kampung di sekitar area kerja perusahaan di dataran rendah.

“Kami memahami betul bahwa masyarakat di mana pun, termasuk di Mimika, tengah menjalani masa sulit selama pandemi. Kami berharap komitmen yang PTFI wujudkan bersama pemerintah daerah mampu mengurangi beban yang dihadapi oleh masyarakat di sekitar area operasi perusahaan selama pandemi,” lanjut Kerry.

Advertisements

Atas segala upaya yang telah dilakukan, pada Hari Kesehatan Nasional ke-56 tahun 2020 ini, PTFI juga mendapat penghargaan Mitra Bakti Husada (MBH) dari Kementerian Kesehatan RI.

PTFI menjadi 1 dari 10 lembaga pemerintahan dan non-pemerintahan yang mendapat penghargaan ini karena dianggap telah secara baik menerapkan protokol kesehatan serta praktik keselamatan dan kesehatan kerja di area perkantoran.

“Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan di momentum yang tepat ini. Kami berharap, penghargaan ini akan memacu kami untuk terus meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan kerja, khususnya di tengah pandemi,” tutup Kerry.

 

 

Advertisements

Kesadaran masyarakat Mimika akan risiko pandemi COVID-19 yang masih cenderung rendah, menjadi salah satu tantangan penanggulangan pandemi di wilayah tersebut.

Banyaknya kelompok masyarakat yang masih tidak meyakini ancaman penularan COVID-19 menjadi tantangan tersendiri terhadap berbagai upaya mitigasi COVID-19.

“Kesadaran sebagian kelompok masyarakat Mimika yang masih tergolong rendah ini menjadi tantangan kita bersama untuk dapat menangani pasien dengan cepat, menelusuri kontak kasus COVID-19, serta melakukan edukasi pencegahannya. Kami berharap, upaya yang kami lakukan bersama dengan berbagai pihak, termasuk PTFI akan mengoptimalkan mitigasi COVID-19 di Mimika,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Mimika, Obet Tekege.

Advertisements

 

Reporter: Misba
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan