Viral di Media Sosial, BMKG Timika Tanggapi Fenomena Aphelion

Forecaster BMKG Timika Fitria Nur Fadlilah
Forecaster BMKG Timika Fitria Nur Fadlilah

TIMIKA | Beberapa hari belakangan sebuah informasi yang menyebut tengah terjadi fenome Aphelion mendadak viral di media sosial.

Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Timika menyatakan bahwa informasi itu tidak benar.

“Informasi yang beredar di masyarakat dan viral itu tidak benar mas,” kata Forecaster BMKG Timika, Fitria Nur Fadlilah S.Si yang dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (27/1/2022).

Dia menjelaskan, setiap tahunnya terjadi fenomena astronomis, yakni Fenomena Aphelion dan Perihelion.

Fenomena Aphelion adalah jarak terjauh planet Bumi dengan Matahari dalam sistem tata surya. Sementara Fenomena Perihelion merupakan jarak terdekat antara Bumi dengan Matahari.

“Kedua fenomena itu biasanya terjadi dalam waktu tertentu, seperti Aphelion terjadi pada Juli dan Perihelion terjadi pada Januari. Sehingga, sekali lagi informasi yang beredar di masyarakat sekarang ini tidak benar,” jelasnya.

Selain itu, Fenomena Aphelion tidak berpengaruh pada suhu bumi seperti informasi yang beredar. Dimana, informasi yang beredar bahwa suhu di Bumi akan menjadi dingin.

Kalaupun dibeberapa daerah di Indonesia pada umumnya terjadi suhu dingin, kata Fitria, maka sebetulnya saat ini terjadi Lanina dan musim penghujan, yang puncaknya di Februari 2022 nanti.

“Secara umum di wilayah Indonesia terjadi musim penghujan. Kalau di Timika sendiri curah hujan pada Juli maupun Agustus, dan ini berbeda dengan di wilayah Indonesia lain, karena dampak kondisi lokal,” katanya.

Khusus di Timika, hujan dan petir besar yang terjadi sekarang ini merupakan hal biasa. Dimana hal ini terjadi secara lokal di bulan Januari dan kondisinya memang seperti itu.

Dimana, ini karena ada pemanasan konvektif yang terjadi pada pagi sampai siang, dan sore harinya mulai terbentuk awan comulonimbus yang menyebabkan petir dan angin kencang disertai hujan.

“Jadi ini hal biasa dan memang bulan-bulannya di Timika,” tuturnya.

 

reporter : Mujiono

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.