7 Hari Surat Somasi Tak Digubris, Persipura Upaya Jalur Hukum

Manajer Persipura Yan Mandenas. (Foto: Official Persipura)
Manajer Persipura Yan Mandenas. (Foto: Official Persipura)

JAYAPURA | Manajer Persipura Jayapura, Yan Permenas Mandenas berpendapat bahwa tidak ada kepentingan yang memaksa PSSI untuk menghentikan Kompetisi Liga 2 musim 2022-2023.

Pasalnya, keputusan dari hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) yang disampaikan Sekretaris Jendral PSSI Yunus Nusi terkesan tidak ada solusi terbaik, bahkan tidak bersedia untuk berkomunikasi dengan seluruh klub peserta kompetisi Liga 2.

“Faktanya, rapat antar pemilik klub peserta Kompetisi Liga 2 pada tanggal 14 Desember 2022 setuju agar kompetisi dilanjutkan dengan melakukan beberapa penyesuaian,” kata Mandenas, Selasa (17/1/2023).

Advertisements

Mandenas menegaskan tetap menolak keputusan rapat Exco tersebut, mengingat keputusan itu tidak berdasar serta tidak dibuat dengan melibatkan seluruh klub sepakbola yang berpartisipasi pada kompetisi kasta kedua.

Oleh sebab itu, ia telah mengirimkan surat somasi ketidakpercayaan terhadap kinerja PSSI. 

“Persipura Jayapura meminta agar PSSI, dalam waktu tujuh hari sejak tanggal surat ini dibuat untuk membatalkan keputusan Rapat Komite Eksekutif, Jumat (12/1/2023) lalu terkait penghentian kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023,” ujarnya.

“Serta mengadakan pertemuan khusus antara PSSI, operator pertandingan dan para klub peserta Kompetisi Liga 2 untuk menentukan format baru sebelum melanjutkan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023,” lanjutnya.

Bahkan jika tidak dipedulikan surat somasi tersebut, jalur hukum akan diambil oleh Persipura Jayapura.

Mandenas mengaku akan melakukan upaya hukum guna menyelamatkan timnya dari keputusan-keputusan sepihak oknum-oknim di PSSI.

 

Advertisements
penulis : Vidi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *