9 Ketentuan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Capture Youtube Kemenag RI)

TIMIKA | Kementerian Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1145 H/2024 Masehi.

Dalam surat edaran yang ditetapkan pada 26 Februari 2024 tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau agar umat Islam di Indonesia menjaga toleransi, menyusul adanya potensi perbedaan penentuan awal Ramadan 1445 Hijriah atau tahun 2024 masehi.

Dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Senin (12/3/2024) Surat Edaran (SE) Menteri Agama Republik Indonesia nomor 1 tahun 2024 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1145 H/2024 Masehi berisi 9 ketentuan.

Pertama, adalah imbauan kepada umat Islam untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan toleransi dalam menyikapi perbedaan penetapan Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Kedua, umat Islam dalam melaksanakan ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri sesuai dengan syariat Islam harus juga menjunjung tinggi nila toleransi.

Ketiga, umat Islam dianjurkan untuk mengisi dan meningkatkan syiar pada bulan Ramadan dengan tetap mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

Dalam Surat Edaran itu disebutkan, agar umat muslim banyak melaksanakan kegiatan di masjid, musala, dan tempat lain dalam rangka berbagai syiar Ramadan diikuti penyampaian pesan-pesan taqwa serta mempererat persaudaraan
sesama anak bangsa.

Selanjutnya, surat edaran yang ditetapkan menganjurkan agar takbiran Idul Fitri yang pelaksanaanya di masjid, musala, dan tempat lain harus mengikuti ketentuan SE Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

Kemudian untuk takbir keliling,
dilakukan mengikuti ketentuan
pemerintah setempat dan aparat keamanan dengan tetap menjaga ketertiban, menjunjung nilai-nilai toleransi, dan menjaga ukhuwah islamiyah

Berikutnya, Salat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah/2024 Masehi dapat diadakan di masjid, musala, dan lapangan. Materi ceramah Ramadan dan Khutbah Idul Fitri disampaikan dengan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah, mengutamakan
nilai-nilai toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak
permuatan politik praktis sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 09 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah
Keagamaan.

Menag mengajak umat Islam untuk lebih mengoptimalkan zakat
infak, wakaf, dan sedekah di bulan ramadan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *