Amungme-Kamoro Nihil, OKIA Sikapi Hasil Verifikasi Syarat Administrasi Calon Praja IPDN

FOTO BERSAMA | Pengarah/Pendiri OKIA, Yohanes Kemong (tengah) bersama Wakil Ketua OKIA, Antonius Tapipea (kanan) saat menggelar jumpa pers bersama awak media, Sabtu (27/6). (Foto: Saldi/SP)
FOTO BERSAMA | Pengarah/Pendiri OKIA, Yohanes Kemong (tengah) bersama Wakil Ketua OKIA, Antonius Tapipea (kanan) saat menggelar jumpa pers bersama awak media, Sabtu (27/6). (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Hasil verifikasi peserta memenuhi syarat administrasi calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi sorotan.

Hal itu lantaran tidak terdapat satu pun putra putri asli Kabupaten Mimika, yakni dari Suku Amungme dan Kamoro yang lolos dalam verifikasi syarat berkas administrasi calon Praja IPDN tahun 2020.

Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA) menyayangkan tidak ada satu pun putra putri Amungme dan Kamoro yang lolos.

Padahal, menurut OKIA, Bupati dan Wakil Bupati Mimika notabene adalah orang Mimika, yang menurut mereka seharusnya memperhatikan serta ikut berperan mendukung maupun mendorong agar putra putri Amungme-Kamoro dapat di akomodir menjadi calon Praja IPDN.

“IPDN hadir di Papua untuk memproteksi orang Papua. Saat ini kelihatan yang kami lihat, hak preogratif untuk kami orang Mimika, itu tidak ada. Kabupaten ini adalah Kabupaten Mimika, di mana letak orang Mimika, anak-anak Mimika yang harus lebih diutamakan dalam proses penyeleksian ini,” kata Wakil Ketua OKIA, Antonius Tapipea, saat menggelar jumpa pers di Posko OKIA, Jalan Cenderawasih, Sabtu (27/6).

Melihat hal ini, pertama-tama OKIA akan mengambil langkah mengumpulkan data siapa saja anak Amungme-Kamoro yang sudah mendaftar dan mengikuti seleksi, bahkan akan menyurat ke DPRD Mimika untuk fasilitasi pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Mimika guna membahas masalah ini.

“Kami saat ini sedang mencari data dari dinas terkait, untuk mengumpulkan siapa-siapa anak kami Amungme-Kamoro yang sudah mendaftar lalu mereka tidak lolos,” katanya.

Terkait hal ini juga, Antonius memiliki kecurigaan bahwa ada pemanfaatan musim pandemi Covid-19 untuk mengeluarkan pengumuman hasil verifikasi berkas administrasi calon Praja IPDN.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar