Buah Tangan Papua dari Ketinggian 2.150 Mdpl

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Foto: InfoPublik.id

JAKARTA | Agustus 2018, Bank Indonesia mengadakan Festival Kopi Papua yang diadakan di kompleks Bank Central Cabang Papua di Kota Jayapura.

Selain ada pameran dan diskusi, di festival itu juga diadakan lelang kopi. Hadir dalam kesempatan itu barista terkenal dari ibu kota, Muhammad Aga, yang membagi pengalaman di bisnis pengolahan kopi.

Pada festival itu dipamerkan berbagai kopi dari berbagai wilayah Papua. Ada kopi robusta monemane, kopi walesi wamena, kopi pegunungan bintang, Kopi tiom lanny jaya, dan lain-lain. Dalam dua hari para pengunjung bisa merasakan seduhan berbagai varian rasa dari berbagai kopi yang dihasilkan di wilayah-wilayah yang berbeda itu.

Di hari kedua festival, digelar lelang kopi dari berbagai daerah di Papua. Namun sebelum acara lelang, didahului dengan cupping atau merasakan seduhan dari puluhan kopi yang berbeda. Jadi pengunjung yang akan ikut lelang memiliki kesempatan merasakan kopi-kopi yang akan dilelang itu.

Di antara semua kopi yang akan dilelang, perhatian banyak orang rupanya tertumpah pada cita rasa kopi tiom lanny jaya. Makanya tak heran ketika dilelang, kopi arabica tiom menang dengan harga Rp5,3 juta per kilogram. Kontan kopi itu menjadi yang termahal di Indonesia hingga 2018. Pemenang lelang tersebut adalah Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo.

Kopi arabica typica dari Tiom ditanam pada ketinggian 2.150 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Lahan di ketinggian memang cukup bagus untuk kopi arabika. Iklim memang sangat berpengaruh terhadap rasa. Tak heran, kopi ini mempunyai testing notes: low acidity, high sweetness, brown sugar, dan dry mango.

Di kawasan Tiom, kopi itu ditanam oleh Paulus dan kawan-kawan. Buah kopi milik Paulus ini dipetik dan dibawa dengan pesawat oleh Peter Tan ke Jayapura untuk diproses lebih lanjut. Di Tiom, panas matahari boleh dibilang jarang bisa ditemui.

Baca Juga:

Selain kopi tiom, lelang kopi dengan harga tertinggi kedua diraih oleh kopi ambaidiru. Kopi itu berasal dari Ambaidiru yang berada di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Kopi ini dihargai Rp1.125.000 per kilogram. Kopi variety robusta milik petani bernama Yafet Rawai itu ditanam di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Harga tertinggi ketiga, digenggam kopi dari Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Kopi berjenis arabica itu merupakan milik dari petani Yanus Beanal. Kopi ini ditanam di ketinggian 25.000 meter di atas permukaan laut. Kopi timika itu dibeli dengan harga Rp650 ribu per kilogram.

Harga yang sama juga diraih kopi walesi-Wamena dari Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kopi milik Maximus Lani itu merupakan varietas arabica typica dan ditanam di ketinggian 1.650 meter di atas permukaan laut. Ada juga kopi kiwirok-oksibil yang ditanam oleh petani kopi bernama Nikolaus Bukega di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Kopi berjenis arabica typica ini ditanam di ketinggian 1.400 mdpl dan dihargai Rp300 ribu per kilogramnya.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga