Mediasi di Wamena Berujung Bentrok, Empat Orang Terluka

Personel Polres Jayawijaya saat melerai kedua kelompok yang bertikai di Wamena, pada Jumat 8 Desember 2023. (Foto: Ist)
Personel Polres Jayawijaya saat melerai kedua kelompok yang bertikai di Wamena, pada Jumat 8 Desember 2023. (Foto: Ist)

JAYAPURA | Dua kelompok warga terlibat bentrok di Jalan Trikora Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Jumat siang, 8 Desember 2023.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo menjelaskan, bentrok ini bermula ketika mediasi kasus perzinahan yang digelar di Halaman Gereja GKI Yesus Ninoe Maplima, Wamena.

Dikatakan, awalnya proses mediasi berlangsung aman, namun saat pembayaran denda terjadi adu mulut karena besaran denda tidak sesuai.

“Saat mediasi berlangsung disepakati bahwa pelaku dikenakan denda uang sebesar Rp100 juta dan ternak babi sebanyak 20 ekor, namun dari pihak pelaku hanya sanggup membayar uang sebesar Rp5 juta dan ternak babi 5 ekor, sehingga keluarga korban tidak terima dan terjadi aksi serang menggunakan batu,” jelas Kapolres.

Kapolres menyebut, akibat bentrok yang terjadi menyebabkan empat orang terluka dan harus mendapatkan penanganan medis.

“Ada empat warga yang terluka dan sudah dibawa untuk mendapatkan penangan medis,” ujarnya.

Untuk melerai kedua belah pihak, polisi meminta sejumlah tokoh masyarakat membantu menenangkan kedua kelompok yang bertikai.

“Kami dibantu tokoh masyarakat setempat sehingga berhasil melerai kedua kelompok yang bertikai. Kami juga telah memberikan imbauan agar masalah ini dapat diselesaikan secara hati dingin dan tidak anarkis,” tandas Kapolres.

penulis : Firga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *