Pandis Hilang di Potowaiburu Dicari dengan Ritual Adat

Kapolsek Mimika Barat Jauh Ipda Yani berfoto dengan Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Ever Kukuareyau, Ketua Bawaslu Mimika Frans Wetipo dan anggota Pandis di Kantor Pelayanan Polres Mimika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Kapolsek Mimika Barat Jauh Ipda Yani berfoto dengan Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Ever Kukuareyau, Ketua Bawaslu Mimika Frans Wetipo dan anggota Pandis di Kantor Pelayanan Polres Mimika. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Salah satu anggota Panitia Pengawas Distrik (Pandis) Mimika Barat Jauh, Daud Kudiai yang hilang di hutan Potowaiburu pada 11 Februari 2024, hingga kini masih terus dicari dengan ritual adat.

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau menjelaskan, upaya pencarian terus dilakukan oleh anggota kepolisian, anggota pos ramil dan masyarakat setempat.

“Hari ini Danpos Ramil pimpin langsung pencarian,” kata Ever kepada wartawan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (26/2/2024).

Ever menjelaskan, kehilangan Daud belum bisa disimpulkan apakah diculik atau seperti apa. Tetapi yang pasti, pihaknya akan membantu pihak keluarga untuk melakukan pencarian di lokasi-lokasi tertentu.

Ia mengungkapkan, berdasarkan cerita-cerita dari masyarakat, kejadian kehilangan orang seperti ini sudah pernah terjadi.

“Pencarian sudah dua kali pakai ritual adat, kami harap ini tidak digiring kemana-mana,” katanya.

Kapolsek Mimika Barat Jauh, Ipda Yani mengatakan, pencarian terus dilakukan sejak hilangnya Daud pada 11 Februari.

Ia mengatakan, pola pengamanan sejak sebelum hingga sampai selesai pelaksanaan pemilu berjalan aman, sebab ditempatkan anggota kepolisian dibantu anggota Pos Ramil di setiap Tempat Pemugutan Suara (TPS)

“Selama proses yang ada, kami berjalan baik, tidak ada ancaman, tidak sekelompok manusia pun yang bikin kacau,” kata Ipda Yani.

Ia menuturkan, hilangnya Daud diluar pemikiran semua pihak, karena sebelum logistik digeser pada 11 Februari 2024 sekitar pukul 22.00 WIT oleh PPD didampingi Kepala Distrik dan pihak keamanan, Daud masih ikut bersama-sama.

“Namun dalam perjalanan rapat, tanpa permisi Daud ini ke samping kantor distrik dan beberapa masyarakat melihat orang lari di belakang kantor distrik. Kami cek semua, ternyata Daud yang tidak ada,” tuturnya.

Saat itu juga semua personel keamanan bersama masyarakat langsung melakukan pencarian hingga pukul 04.00 dini hari.

Advertisements

Masyarakat terus melakukan pencarian, sampai pada 13 Februari 2024 sekitar pukul 13.00 WIT, hanya ditemukan pakaian yang dipakai Daud malam itu.

“Beberapa kelompok masyarakat cari disekitar hutan, dan temukan satu lembar baju kaos termasuk kelapa bekas makan yang disimpan di lokasi itu,” ungkapnya.

Hingga hari ini pencarian terus dilakukan bersama masyarakat. Kapolsek memastikan bahwa kehilangan Daud tidak dilatarbelakangi masalah apapun.

Advertisements

“Kepergian beliau ini tidak ada problem apapun sebelum itu, tidak ada ancaman jiwa maupun penekanan sama sekali, duduk bersama, makan bersama malam itu,” pungkasnya.

penulis : Anya Fatma
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *