Pesta Ulang Tahun Berujung Ricuh, Enam Polisi Terluka dan 31 Warga Ditangkap

Tampak warga yang diduga melakukan aksi penyerangan terhadap polisi dibawa ke Mapolres Jayapura. (Foto: Humas Polres Jayapura)

JAYAPURA | Acara pesta ulang tahun yang berlangsung di BTN Kolam, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (28/2/2024) berujung ricuh.

Enam anggota polisi terluka dan harus mendapatkan penanganan medis setelah diserang warga yang menghadiri pesta ulang tahun tersebut.

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen menjelaskan, kejadian ini bermula ketika personel Polres Jayapura mendatangi lokasi dan memberikan imbauan agar acara dihentikan, karena telah mengganggu ketenangan warga sekitar lokasi acara.

Imbauan dari polisi tak digubris. Sekelompok warga yang dipengaruhi minuman keras beralkohol kemudian memprovokasi massa, sehingga melempar aparat kepolisian dengan batu.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 WIT, saat itu anggota kami mendatangi lokasi dan memberikan imbauan agar acara dihentikan. Namun ada beberapa orang yang dalam pengaruh minuman keras memprovokasi massa sehingga melempar aparat dengan batu,” kata Kapolres, Rabu sore.

Karena terdesak diserang warga, aparat pun melakukan tindakan terukur dengan melepaskan tembakan peringatan untuk mengurai massa yang menyerang aparat.

“Karena diserang, anggota yang terdesak kemudian melakukan tindakan terukur sesuai dengan SOP dan berhasil memukul mundur massa yang anarkis,” ujarnya.

Akibat dari pelemparan batu itu, menyebabkan enam anggota Polres Jayapura terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Termasuk seorang yang merupakan Perwira Pengawas (pawas) dianiaya dengan menggunakan benda tumpul sehingga masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ungkap Kapolres.

Dari insiden itu, polisi menangkap sedikitnya 31 orang yang diduga terlibat aksi penyerangan terhadap anggota polisi.

“Total ada 31 warga yang diamankan dan sepasang suami istri yang menyelenggarakan acara ulang tahun tersebut. Sementara masih dalam pemeriksaan secara maraton,” bebernya.

Selain menangkap 31 orang warga, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, diantaranya 9 unit speaker, 3 unit amplifier, 18 unit sepeda motor, 2 buah alat tajam dan beberapa barang bukti lainnya.

penulis : Firga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *