Potensi Migas di Agimuga yang Dilelang Kementrian ESDM

Potensi Migas di Agimuga yang Dilelang Kementrian ESDM
Gambar ilustrasi Dokumen Kementrian ESDM Republik Indonesia. (Foto: Kementerian ESDM Republik Indonesia)

TIMIKA | Sekelompok warga melakukan aksi demo di pelataran Kantor DPRD, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (30/10/2023).

Salah satu tututan mereka adalah segera cabut izin lelang pembangunan perusahaan Minyak dan Gas di Agimuga.

Dikutip dari situs resmi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Noor Arifin Muhammad mengumumkan penawaran Wilayah Kerja Migas Tahap III Tahun 2023 pada acara pembukaan acara IOG ke-4 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Rabu 20 September 2023 lalu, pada kesempatan tersebut, Pemerintah melalui Kementerian ESDM menawarkan tiga Wilayah Kerja, pertama Akimeugah I, lokasi daratan Papua Selatan dan Papua Pegunungan, luasan 10,791.21 km² dengan minimum komitmen pasti, komitmen Pasti 3 Tahun, Studi G&G, Akuisisi dan prosessing seismik 2D/3D atau pengeboran 1 sumur eksplorasi, dengan mekanisme lelang reguler.

Wilayah kerja selanjutnya yang ditawarkan adalah Akimeugah II, lokasi Daratan Papua Selatan dan Papua Pegunungan, luasan 12,987.68, minimum komitmen pasti adalah komitmen Pasti 3 Tahun, Studi G&G, Akuisisi dan prosessing seismik 2D/3D atau pengeboran 1 sumur eksplorasi mekanisme yang digunakan lelang reguler

Wilayah kerja ketiga yang ditawarkan, yakni Bobara, lokasi Lepas Pantai Papua Barat, dengan luasan 8,444.49 minimum, minimum komitmen pasti adalah komitmen pasti 3 Tahun, diikuti Studi G&G, Akuisisi dan processing Seismik 3D 750 km (high resolution), mekanisme lelanh yang digunakan adalah lelang reguler.

 “Pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen untuk mendukung pengembangan hulu migas. Beberapa fasilitas insentif baik fiskal dan non-fiskal akan dapat diterima kontraktor dengan mengacu beberapa peraturan dan keputusan Menteri yang ada. Sejalan dengan hal tersebut, saat ini beberapa peraturan perundangan Minyak dan Gas Bumi juga terus dibahas untuk dilakukan perbaikan-perbaikan sehingga meningkatkan keyakinan investor dalam melakukan investasi di Indonesia”, ujarnya.

Dalam penyampaiannya Arifin mengungkapkan, pemerintah mengundang Badan Usaha dan Bentuk Usaha Tetap yang bergerak pada industri hulu minyak dan gas bumi yang memiliki kemampuan keuangan dan teknis, mampu memenuhi syarat minimum Komitmen Pasti, memenuhi syarat dan ketentuan pokok Lelang Wilayah Kerja, serta memiliki kinerja dan track record yang baik untuk dapat berpartisipasi pada Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap III Tahun 2023.

Jadwal Lelang Reguler untuk Wilayah Kerja Akimeugah I dan Akimeugah II adalah:

• Akses Bid Document: mulai tanggal 20 September 2023 s.d, 17 Januari 2024

• Batas Waktu Pemasukan Dokumen Partisipasi: 19 Januari 2024

Sementara jadwal Lelang Reguler untuk Wilayah Kerja Bobara adalah:

• Akses Bid Document: mulai tanggal 20 September 2023 s.d, 20 November 2023

• Batas Waktu Pemasukan Dokumen Partisipasi: 22 November 2023

Bagi Badan Usaha dan Bentuk Usaha Tetap yang berminat, registrasi dan akses Bid Document dilakukan melalui website online lelang Wilayah Kerja Migas sesuai dengan jadwal yang ada di https://esdm.go.id/wkmigas.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *