Saling Serang di Wadio, 7 Orang Dirawat RSUD Nabire

Saling Serang di Wadio, 7 Orang Dirawat RSUD Nabire
Korban saling serang di Kelurahan Wadio di Rawat di RSUD Siriwi Nabire(Foto: Christian Degei/seputarpapua)

NABIRE | Dua kelompok warga terlibat saling serang di Kelurahan Wadio, Nabire, Papua Tengah pada Kamis ( 11/1/ 2024) pukul 03.00 WIT.

Pertikaian disebabkan meninggalnya Marselino S pada tanggal 8 Januari 2024 yang diduga ditikam oleh istrinya MS menggunakan pisau.

Saling serang mengakibatkan 7 orang terkena lemparan bahkan panah sehingga dilarikan RSUD Siriwini, Nabire, Papua Tengah.

Setelah melakukan saling serang antara kedua keluarga ini, sekelompok masyarakat melakukan pemalangan jalan lintas Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai sehingga aktivitas jalan lintas sempat tersendat.

Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Setelah kami dapat informasi terkait pemalangan jalan oleh masyarakat kami turun langsung memastikan ternyata benar pemalanganya di Wadio,”ujarnya.

Kapolres meminta kepada masyarakat untuk segera menghentikan pertikaian dan pemalangan jalan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang tidak perlu dan selalu menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Nabire agar tetap aman dan kondusif,” himbau Kapolres.

Sementara itu, seorang warga Maria Songgonau mengaku pertikaian ini disebabkan karena keluarga Marselino tidak terima atas perbuatannya MS.

“Iya masalahnya keluarga minta denda namun pihak keluarga (MS) tidak terima tawaran keluarga (Marselino) sehingga terjadi pertikaian,”kata dia.

Diketahui, sebelum turun bermediasi Kapolres bersama tokoh masyarakat melakukan pertemuan dan langsung menuju di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

penulis : Christian Degei
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *