Satu Asrama Sekolah di Mimika Rusak Parah, Murid Tinggal dengan Guru, Kadis Pendidikan Beri Komentar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
RUSAK | Kasur Asrama yang sudah kumuh dan rusak. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
RUSAK | Kasur Asrama yang sudah kumuh dan rusak. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Asrama Iwoto sekolah di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua saat ini dalam kondisi rusak parah. Kondisi ini menyebabkan ada beberapa murid tinggal dengan para guru.

Kepala SMP Negeri Atuka, Silvester Atahena mengatakan, asrama tersebut dibangun tahun 2007 oleh Pemda Mimika, namun baru dioperasikan tahun 2010, karena angggaran operasional baru diberikan ditahun tersebut.

Silvester menjelaskan, asrama tersebut sebelumnya ditempati anak-anak dari Kampung Aipawapuka dan Mimika Pantai, karena di dua kampung tersebut belum ada SMP.

“Jadi asrama ini dibangun tahun 2007 oleh Pemda Mimika kemudian 2010 mulai turunlah dia punya dana operasional sehingga anak-anak kami ajak untuk masuk tinggal di asrama,” jelas Kepala SMP Negeri Atuka, Silvester Atahena kepada Seputarpapua.com, Kamis (11/3/2021) lalu.

Namun ditahun 2017 kata Silvester sudah tidak ada anggaran operasional sehingga aktivitas asrama dihentikan.

“Tapi, masuk tahun 2017 sudah tidak ada dana akhirnya anak-anak tidak mau tinggal di asrama mereka tinggal di luar, ada beberapa yang tinggal bersama dengan bapa dan ibu guru,” ujarnya.

Saat ini ada beberapa siswa yang tinggal di perumahan guru bersama dengan para guru sementara lainnya numpang di keluarga yang ada di Atuka, bahkan ada pula yang terkadang tidak bisa datang ke sekolah.

Sementara itu berdasarkan pantauan Seputarpapua.com, asrama yang terbuat dari papan tersebut tampak rusak parah dan tidak layak huni. plafonnya rusak, dinding jebol, kasur-kasur yang disusun namun sudah terlihat kumuh, toilet yang rusak dan lainnya.

 

Kepala SMP Negeri Atuka, Silvester Atahena (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

 

Di asrama tersebut ada kamar tidur dua ruangan dengan tempat tidur yang tingkat, lalu ada ruang belajar satu, enam toilet, satu dapur dan kamar pembina dua ruangan, yang semuanya rusak total

Situasi ini juga dipantau langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob di Kampung Atuka saat kunjungan kerja.

Dan kepala sekolah Negeri Atuka pun sudah memberitahukan secara langsung.

“Pertama saya harapkan bahwa asrama itu bisa difungsikan kembali karena saya berpikir modal dasar kehidupan manusia adalah perlu tempat tinggal dan makanan dua faktor ini yang membuat mereka bisa sekolah dengan baik, dan bersemangat,” tuturnya

Menjawab kondisi asrama tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O Usmany belum bisa menyampaikan banyak komentar.

Hal tersebut, dikarenakan dirinya sendiri belum mendapatkan laporan apapun dari kepala sekolah.

“Jadi begini, itu kepala sekolah belum pernah lapor ke saya. Terus yang kedua ada bahan makanan yang dikasih ke sekolah untuk dikelola untuk anak-anak makan, ini nanti saya tanya kepala sekolah,” jelas Jeni saat diwawancarai awak media, Kamis (26/3/2021).

Dijelaskan pula, selama ini ada bahan makanan yang di swakelola oleh pihak sekolah sehingga menurutnya jika ada kendala di lapangan, harusnya kepala sekolah lapor ke pihak dinas.

“Makannya bukan hanya satu kali tapi bisa tiga kali kan gampang, cuman saya tidak tau, Jadi nanti saya tanya juga, saya juga sarankan orang kalau ada masalah atau apa, itu jangan ke media, kan lebih baik ke kantor supaya kita cari solusi,” tuturnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti