Tukang Ojek di Paniai Ditikam OTK

Korban tukang ojek bernama Mansyur HT ditikam OTK di kawasan Pelabuhan Aikai, Paniai, Selasa (16/4/2024). (Foto: Dok Reskrim Polres Paniai)
Korban tukang ojek bernama Mansyur HT ditikam OTK di kawasan Pelabuhan Aikai, Paniai, Selasa (16/4/2024). (Foto: Dok Reskrim Polres Paniai)

TIMIKA | Seorang tukang ojek ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) di Pelabuhan Aikai, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (16/4/2024).

Akibat aksi penikaman itu, korban bernama Mansyur HT mengalami luka di bagian punggung dan harus dilarikan ke RSUD Paniai untuk diberikan pertolongan.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Paniai, Ipda Florentinus Jati Pranowo Teguh saat dikonfirmasi seputarpapua.com melalui sambungan telepon, Selasa siang, membenarkan kejadian tersebut.

Kasat Reskrim mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat mengidentifikasi siapa pelaku penikaman.

“Saksi disekitar lokasi kejadian tidak tahu dan menjelaskan siapa yang telah melakukan penikaman,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula saat korban mengantar seorang penumpang dari Pelabuhan Aikai. Di perjalanan korban melihat sesama pengguna motor yang tiba-tiba hendak ditikam oleh seseorang yang sedang berdiri dipinggir jalan dekat dermaga penyeberangan Aikai, namun berhasil menghindar. Nahasnya, justeru Mansyur yang menjadi korban ditikam oleh pelaku.

“(Melihat korban ditikam) penumpang (yang dibonceng korban) langsung turun dan lari. Sampai sekarang pun kita belum bisa identifikasi juga penumpang itu siapa, karena dia lari ketakutan, penumpang orang asli sini juga (OAP),” paparnya.

Hingga saat ini kepolisian setempat masih menyelidiki motif pelaku penikaman.

“Dugaan sementara, yah, OTK ini dalam pengaruh alkohol. Kemungkinan yah. Krena kita juga belum bisa menyimpulkan, karena tidak ada saksi yang bisa menjelaskan siapa yang melakukan ini,” terangnya.

Ditanya soal langkah-langkah yang akan dilakukan terkait peristiwa yang terjadi, ia mengaku Polres Paniai akan terus menggali informasi dari saksi-saksi yang ada. Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak berpergian sendirian.

“Kalau pun ada masyarakat yang mempunyai benda tajam agar tidak dibawa kemana-mana, jangan sampai saat kami (aparat TNI-Polri) melalukan razia bisa terjaring razia itu,” tandasnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *