Bupati Mimika Ajukan RAPBD 2022 Sebesar Rp4,4 Triliun Lebih

SERAHKAN | Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng saat menyerahkan dokumen KUA-PPAS kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mimika, Aleks Tsenawatme. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
SERAHKAN | Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng saat menyerahkan dokumen KUA-PPAS kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mimika, Aleks Tsenawatme. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Bupati Kabupaten Mimika, Papua, Eltinus Omaleng menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022 yang ditargetkan sebesar Rp4.484.926.612.225.

Hal ini disampaikan dalam Pembukaan rapat paripurna DPRD Kabupaten Mimika tentang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), RAPBD tahun anggaran 2022, Senin (27/12/2021).

Bupati dalam penyampaian mengatakan, RAPBD tahun 2022 tetap memperhatikan prioritas program kegiatan dan sub kegiatan masing-masing sesuai dengan aturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 19 tahun 2019.

Pendapatan berdasarkan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) rata-rata realisasi PAD selama 3 tahun terakhir dan melihat kondisi perkembangan daerah.

Kemudian, berdasarkan pendapatan transfer sesuai dengan undang-undang APBN tahun 2022, sisa kurang bayar sesuau DPA yang akan dibayarkan tahun 2022.

Selanjutnya, pendapatan transfer dari provinsi sesuai SK Gubernur Provinsi Papua dan rencana definitif Otsus dan pendapatan lainnya sehingga ditargetkan sebesar Rp4,484 triliun.

Rencana tersebut dirincikan terdiri dari PAD yang rencannya sebesar Rp1.603.179.438.725 berasal dari pajak daerah sebesar Rp245.195.600, retribusi daerah sebesar Rp21.528.451.000, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan sebesar Rp1.254.528.387.725, dan lain lainnya pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp81.927.000.000.

Sementara pendapatan dana transfer direncanakan Rp2.193.713.926 yang terdiri atas dana bagi hasil pajak bukan bayar Rp1.661.213.872, dana DAU direncanakan sebesar Rp550.841.316, dan DAK sebesar Rp281.658.738.

Kemudian pos lain-lain pendapatan daerah sebesar Rp388.033.247 yang terdiri atas bantuan keuangan dari provinsi dan penyesuaian Dana Otsus bantuan keuangan dari provinsi ke pemerintah daerah.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp4.480.380.612.225.

Belanja terdiri dari belanja operasional dianggarkan sebesar Rp1.573.318.833 terdiri atas belanja pegawai, belanja daerah dan belanja tidak direncanakan, belanja hibah dan belanja bantuan sosial.

Belanja lainnya dianggarkan sebesar Rp936.402.592, yang rencananya diguankan untuk menganggarkan pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pengadaan aset tetap dan aset lainnya seperti belanja modal tanah, belanja modal peralatan, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan dan jaringan dan irigasi, dan belanja modal aset tetap lainnya.

Ada pula belanja tidak terduga sebesar Rp1 triliun untuk belanja yang sifatnya tidak dapat direncanakan seperti adanya bencana alam, bencana sosial atau kepentingan sejenis dengan pembiayaan kegiatan.

Anggaran tidak terduga berguna untuk penanggulangan bencana alam dan sosial contohnya kondisi yang baru saja dialami seperti pandemi yang tidak direncanakan.

Lainnya adalah belanja transfer sebesar Rp323.575.633,800 yang merupakan belanja bantuan keuangan digunakan untuk menganggarkan alokasi dana desa, ADD yang bersumber dari APBD Kabupaten dan bantuan keuangan yang bersifat umum atau khusus kepada aparat desa dalam rangka penataan kemampuan keuangan.

Kemudian, pembiayaan daerah tahun anggaran 2022 direncanakan Rp4.700.000.000 merupakan penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

“Saya berharap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 yang disampaikan dapat dilakukan segera sehingga akhirnya sesuai pandangan dan jadwal yang telah ditetapkan bisa disetujui menjadi APBD Kabupaten Mimika,” kata Bupati.

 

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.