Bupati Mimika Ingatkan OPD, 2025 Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penyelenggaraan forum perangkat daerah yang digelar di Hotel Horison Diana, Jumat (22/3/2024). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penyelenggaraan forum perangkat daerah yang digelar di Hotel Horison Diana, Jumat (22/3/2024). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA | Bupati Mimika Eltinus Omaleng menekankan pembangunan Mimika tahun 2025 harus prioritaskan kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam penyelenggaraan forum perangkat daerah yang digelar di Hotel Horison Diana, Jumat (22/3/2024).

Bupati Eltinus dalam penyampaiannya menjelaskan, menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, daerah wajib menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) sebagai bagian rencana pembangunan tahunan dan merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Saerah (RPJMD).

Bupati melanjutkan, penyelenggaraan forum perangkat daerah yang digelar ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah untuk menentukan prioritas program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Mimika tahun 2025 yang diselaraskan dengan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dan bermuara pada rencana kerja pembangunan daerah atau RKPD dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD)

“Kegiatan ini diharapkan dapat merumuskan rencana pembangunan Kabupaten Mimika ke depan, ke arah yang lebih baik, dalam upaya peningkatan kualitas keluaran kegiatan yang lebih baik berdasarkan fungsi pelayanan yang dilaksanakan oleh setiap perangkat daerah dengan mengakomodir kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bupati juga berharap kepada kepala distrik dan pimpinan OPD dalam melaksanakan pembahasan, menentukan prioritas program dan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2025 dengan merespon aspirasi masyarakat yang telah disepakati dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik sebelumnya.

Bupati melanjutkan, arah kebijakan dan prioritas pembangunan harus meperhatikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, tahun 2025 merupakan tahun transisi maka dokumen Renja-OPD tetap berpedoman pada Rencana Strategis (Renstra) OPD yang belum tercapai dan mengacu pada rancangan awal RKPD Tahun anggaran 2025.

Kedua, mengevaluasi pelaksanaan Renja-OPD tahun lalu berdasarkan Renstra-OPD termasuk program atau kegiatan yang belum terselesaikan dan masih perlu untuk dilanjutkan.

Ketiga, merumuskan prioritas program dan kegiatan, indikator yang terukur, kelompok sasaran, lokasi dan pagu indikatif dari setiap OPD.

“Konsep pembangunan di Papua secara khusus di Kabupaten Mimika didasarkan pada pengertian pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan dan partisipatif, artinya semua elemen masyarakat terlibat dalam proses pembangunan dengan memperhatikan kearifan lokal, budaya dan adat istiadat masyarakat setempat,” jelasnya.

Bupati pun menekankan, perlunya pembangunan keberlanjutan untuk membuka akses dan pengembangan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM, mendorong kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal, serta meningkatkan koordinasi antar pihak yang ada di Kabupaten Mimika.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika Yohana Paliling mengatakan, forum OPD atau perangkat daerah bertujuan untuk menyelaraskan usulan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik dengan program yang ada pada setiap OPD di lingkungan Pemkab Mimika.

Advertisements

Terdapat 945 usulan program Musrenbang yang dihasilkan 18 distrik telah diinput kedalam sistem informasi.

“Seluruh usulan distrik sebanyak 945, inilah yang hari ini kita lakukan forum perangkat daerah guna menyelaraskan kegiatan OPD dengan usulan Musrenbang,” kata Yohana.

Yohana melanjutkan, penyelarasan program ini tentunya berpedoman pada indikator-indikator yang akan dicapai di tahun 2025 berdasarkan tema pembangunan yakni, infrastruktur yang mendukung pengentasan kemiskinan, stunting dan inflasi daerah.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *