Diduga Keracunan Asap Genset, Satu Keluarga di Waropen Ditemukan Tak Bernyawa

KORBAN - Aparat kepolisian Polres Waropen bersama Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Waropen saat melakukan evakuasi terhadap ketiga korban. FOTO: Humas Polda Papua
KORBAN | Aparat kepolisian Polres Waropen bersama Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Waropen saat melakukan evakuasi terhadap ketiga korban. (Foto: Humas Polda Papua)

JAYAPURA | Tiga warga Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya pada sabtu (20/6) sore sekitar pukul 16.17 WIT.

Ketiga korban adalah Mansur (53), Iting (38) dan Muhammad Rifky (14).

Ketiganya diketahui merupakan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Advertisements

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, penemuan ini berawal ketika salah satu tetangga korban Nawir (60) hendak bertamu ke rumah korban.

Namun, saat mengetuk pintu berulang kali tidak dibukakan oleh keluarga tersebut.

Merasa curiga, Nawir kemudian melaporkan hal tersebut kepada Hamka (42) yang merupakan adik kandung Korban.

“Saat dilakukan pengecekan seluruh pintu dalam keadaan terkunci, sehingga kedua saksi terpaksa mendobrak pintu rumah. Saat terbuka ketiga korban ditemukan dalam meninggal dunia,” kata Kamal kepada pers di Kota Jayapura, Minggu (21/6) sore.

Lanjut Kamal, warga yang menemukan ketiga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Waropen.

“Anggota kami mendatangi lokasi dan melakukan proses evakuasi. Proses evakuasi dilakukan sesuai protokol penanganan pasien COVID-19 yakni seluruh petugas menggunakan Alat pelindung Diri (APD) lengkap,” jelasnya.

“Ketiga jenazah korban dibawa Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Waropen ke Puskesmas Waren untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,” sambungnya.

Advertisements

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *