Persipura Desak Format Liga 1 di Pertimbangkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Manajer Persipura Jayapura, Bento Madubun. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Manajer Persipura Jayapura, Bento Madubun. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Persipura Jayapura meminta hasil kongres PSSI yang dihadiri seluruh klub kontestan Liga 1, Sabtu 29 Mei 2021 di Jakarta dapat dipertimbangkan kembali.

Hasil kongres itu, Liga 1 musim 2021 bakal digelar enam series secara bubble to bubble yang terpusat di pulau Jawa karena situasi Indonesia belum sepenuhnya kondusif dari pandemi Covid-19.

Manajer Persipura Ridwan Madubun beralasan keputusan itu dapat merugikan tim-tim dan suporter diluar pulau Jawa. Dimana wacana Liga 1 akan digelar secara terbatas 10 persen dari kapasitas penonton.

“Kompetisi harus digelar dengan memegang teguh asas keadilan dan tidak ada yang merasa dirugikan. Karena penontonnya PSM ada di Makassar, penonton Borneo ada di Kalimantan dan penonton Persipura ada di Papua. Penonton kami tidak mungkin menonton, ini yang merugikan,” kata Bento dari keterangan tertulisnya, Selasa, (1/6/2021).

“Ada kemungkinan masih dipertimbangkan penonton 10 persen dari kapasitas Stadion. Buat kami yang di untungkan klub di pulau Jawa dan kita tidak, jadi harus dipertimbangkan lagi wacana itu,” lanjutnya.

Sebelumnya, kompetisi liga 1 musim 2021 bakal menerapkan format baru, klub tidak akan bertindak sebagai tuan rumah seperti sebelumnya. Penggantinya adalah sistem seri sebanyak enam kali.

“Seri pertama akan digelar di tiga provinsi yakni Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Seri kedua akan berlanjut di Jawa Tengah dan Yogyakarta, sedangkan Seri ketiga di Jawa Timur. Tapi tetap pertandingkan kompetisi penuh 306 laga sistem bubble to bubble,” kata Waketum PSSI Iwan Budianto.

Baca Juga:

“Kotanya akan berganti-ganti, seri keempat, kembali ke Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Seri kelima kembali lagi ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dan kembali Seri keenam kembali ke Jawa Timur,” lanjutnya.

Dikatakan Iwan, kompetisi ini bakal dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

“Jadi ada 6 series, target Maret sudah selesai. Mulai kompetisi itu, tadinya 3 Juli mungkin 6 Juli karena sambil menunggu teman-teman wakil kami di piala AFC,” pungkasnya.

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga