Pertama di Papua, Kabupaten Mimika Mulai Produksi Telur omega 3

Kepala Disnak Keswan drh Sabelina Fitriani bersama Pemilik Permata Farm Timika Oki menunjukkan telur omega 3 (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Kepala Disnak Keswan drh Sabelina Fitriani bersama Pemilik Permata Farm Timika Oki menunjukkan telur omega 3 (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menjadi daerah pertama di Papua yang memproduksi telur omega 3.

Telur omega 3 diproduksi oleh peternak Permata Farm Timika binaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) di Jalan Cenderawasih SP 3, Mimika.

Kepala Disnak Keswan Mimika, drh. Sabelina Fitriani menjelaskan, telur omega 3 berasal dari ayam yang mengkonsumsi pakan yang mengandung omega 3.

“Produk telur omega 3 ini pertama di Papua, dan kita berharap peternak di Mimika terus berkembang,” kata Sabelina kepada wartawan saat melihat langsung proses produksi di Peternakan Permata Farm, Rabu (21/2/2024).

Sabelina mengatakan, di Mimika sudah over produksi untuk telur biasa yang dijual ke kabupaten tetangga. Sehingga untuk produksi telur omega 3 dilakukan dengan tujuan meningkatkan nilai ekonomi bagi peternak.

Disnak Keswan diawal produksi membantu 326 sak pakan ternak mengandung omega 3 kepada peternak.

Dijelaskan, perbedaan telur omega 3 dengan telur biasa adalah warna cangkangnya lebih gelap, cangkangnya juga lebih kuat atau tidak mudah retak. Isi telur omega 3 warna kuningnya lebih pekat dan putihnya lebih kental

“Kita harapkan bahwa telur omega 3 bisa bikin nilai ekonomis meningkat,” katanya.

Ia berharap rumah sakit juga diharapkan bisa mengambil telur omega 3 karena kandungannya sangat baik untuk pasieb yang menderita penyakit tertentu.

Telur omega 3 yang tersedia saat ini dalam kondisi segar karena diproduksi langsung di Timika, bukan dikirim dari luar daerah.

“Dia lebih fresh, karena ini produk lokal,” katanya.

Ia menambahkan, untuk percobaan ini dilakukan di Permata Farm, tetapi tahun depan direncanakan akan diberikan pelatihan ke peternak orang asli Papua agar semua bisa samasama berkembang.

“Jadi untuk membuat ayam bisa bertelur omega 3 ini ada perlakuan khusus, jadi permata Farm ini jadi contoh,” tuturnya.

Pemilik Permata Farm Timika, Oki Permana mengatakan, ada 2.800 ekor ayam yang menghasilkan lebih dari 2.500 butir telur omega 3 untuk dijual.

Saat ini, penjualan telur omega 3 baru di supermarket di area kerja PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana. Telur omega 3 dijual dalam kemasan berisi 10 butir dengan harga Rp45.000.

“Satu hari produksi kita 252 mika (kemasan), sementara masih di Primo karena permintaan banyak juga,” katanya.

Oki mengatakan, kedepannya jika produksi sudah lebih bertambah, tidak menutup kemungkinan telur akan dipasarkan ke pasaran di Kota Timika.

Secara umum di Permata Farm ada 40 ribu ekor ayam yang dalam sehari memproduksi sekitar 18.000 butir telur.

penulis : Anya Fatma
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *