Tabrak Motor, Supir Mobil Starwagon di Wamena Tewas Ditikam OTK

Tabrak Motor, Supir Mobil Starwagon di Wamena Tewas Ditikam OTK
Tampak mobil Starwagon yang menabrak pagar rumah warga usai menabrak sepeda motor di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Senin 1 Januari 2024. (Foto: Humas Polda Papua)

JAYAPURA | Setelah menabrak motor Vixion yang dikendarai dua pemuda dipertigaan Jalan Muai dan Jalan SD Percobaan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, supir mobil Starwagon tewas ditikam orang tak dikenal (OTK)

Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi dipertigaan Jalan Muai-Jalan SD Percobaan Wamena pada Senin, 1 Januari 2024.

Heri menerangkan, kejadian berawal dari kecelakaan lalulintas yang terjadi pada Senin pagi pukul 05.30 WIT. Supir mobil Starwagon warna putih menabrak sepeda motor Vixion yang dikendarai dua orang pemuda sehingga mengakibatkan mobil menabrak pagar rumah warga, sedangkan sepeda motor Vixion masuk ke parit menyebabkan roda depan patah.

“Untuk kedua korban pengendara motor sudah dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan untuk supir mobil ditemukan tewas dengan beberapa luka di tubuhnya,” kata AKBP Heri dalam keterangannya, Selasa (2/1/2024).

AKBP Heri juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kejadian ini, korban pun sudah dievakuasi ke RSUD Wamena.

Korban diketahui bernama Wepinus Wenda (27) yang mengalami dua luka pada perut bagian atas, satu luka pada bagian leher sebelah kiri, satu luka pada bagian kepala belakang. Selanjutnya satu luka pada bagian bahu sebelah kiri dan satu luka pada bagian punggung akibat benda tajam dan benda tumpul.

“Untuk kasus ini masih kita selidiki, karena berdasarkan keterangan saksi, pelakunya belum diketahui, karena pada saat kejadian saksi hanya mendengar adanya keributan dan saat saksi keluar menemukan korban sudah tergeletak dan bersimbah darah,” terang AKBP Heri.

Kepolisian setempat sudah melakukan pendekatan dengan keluarga korban dan mengimbau agar tidak melakukan aksi yang berlebihan.

“Keluarga korban juga diminta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian,” tandasnya.

penulis : Musa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *