Kisah H. Hamzah, Penjual Kaos Olahraga Hingga Terima Penghargaan Dari Wali kota Jayapura

Wali kota Jayapura, Benhur Tomu Mano (kiri) foto bersama dengan H. Hamzah Hasan (pimilik toko Ifan Sport) usai penyerahan piagam penghargaan. (Foto: Adi/Seputarpapua)
Wali kota Jayapura, Benhur Tomu Mano (kiri) foto bersama dengan H. Hamzah Hasan (pimilik toko Ifan Sport) usai penyerahan piagam penghargaan. (Foto: Adi/Seputarpapua)

H. Hamzah Hasan, mendapat penghargaan dari wali kota Jayapura, Behur Tomi Mano bertepatan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 kota Jayapura, Senin 7 Maret 2022.

Penghargaan yang diterima Hamzah Hasan berkat kepeduliannya terhadap olahraga di Papua khususnya sepak bola dan futsal.

Bahkan, hingga sekarang pria yang kerab disapa pak Haji ini masih berpartisipasi dalam pengembangan sepak bola dan futsal di bumi cenderawasih.

Penjual Kaos Olahraga

H. Hamzah Hasan lahir di Makassar pada tahun 1960. 10 tahun kemudian atau pada tahun 1970 dirinya merantau ke kota Jayapura.

Pak Haji memulai berjualan pada tahun 2022, saat ia masih menempati lokasi di samping Bank Papua, tepatnya di bawah jembatan Overtone.

Sebelum menjual kaos olahraga, pria yang kini berusia 61 tahun itu sempat berdagang jam dinding. Akan tetapi berkat kepintarannya melihat peluang dirinya beralih berjualan kaos olahraga karena pada tahun 80an hingga 90an hanya satu toko yang menyesidiakan alat olahraga.

“Awalnya saya jualan jam sebelum berdagang alat olahraga, itu pada tahun 2002, tapi saya berpikir dengan jualan kaya begini dengan anak yang anak-anak yang sudah dewasa pasti biaya hidup juga besar jadi saya beralih dengan baju olahraga,” kisah Pak Haji.

Salah satu yang boleh dikatakan merubah kehidupan Pak Haji ketika piala dunia 2002 di Korea dan Japan. Saat itu penjualan kaos olahraganya melejit, bahkan, per hari bisa meraih keuntungan sebesar Rp5 juta dan sebulan mencapai Rp150 juta.

“Jadi kebetulan itu pas piala dunia 2002 dalam sebulan itu bisa Rp5 juta per hari jadi sebulan itu kita dapat Rp.150 juta karena waktu itu kalau saya lihat tidak ada yang jual baju olahraga. Ada banyak orang beli kostum dari negara kesayangan untuk nonton bareng,” kenang Pak Haji.

 

Punya Toko Olahraga

Berbekal keuntungan yang diperoleh, Pak Haji berpikir untuk mengembangkan usahnya. Kala itu, dirinya sempat menyewa salah satu ruko yang terletak di tengah kota Jayapura. Akan tetapi tak lama kemudian, pemilik bangunan tersebut ingin menarik kembali untuk digunakan.

Sehingga mau tak mau, Pak Haji harus rela angkat kaki dan memilih berjualan di rumahnya yang berada di kawasan APO Kali, Distrik Jayapura Utara, kota Jayapura.

“Saat itu, kostumer rela jauh-jauh ke rumah saya hanya untuk mau beli baju. Rumah saya jauh sekali kalau dari APO Kali itu rumah saya paling ujung. Dari situ saya berpikir untuk mencari tempat yang baru yang mudah dijangkau dan barang jualan saya bisa capat terjual,” katanya.

Tak butuh waktu lama, dirinya mendapat lokasi untuk dijadikan toko olahraga di Distrik Abepura (Sampai sekarang) dan bahkan, sudah mempunyai cabang di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Toko olahraga itu lalu dinamai Ifan Sport.

Bantu Pengembangan Olahraga

Sukses di dunia usaha tak serta merta membuat ia lupa dari mana untuk memulai. Yup, dari dunia olahraga Pak Haji mulai dikenal bayak kalangan mulai dari kalangan anak muda, wartawan bahkan pesepak bola yang sudah menjadi legenda Persipura Jayapura.

Terlepas dari itu, Pak Haji sudah banyak terlibat secara langsung dengan dunia si kulit bundar dengan mensponsori berbagai event di kota Jayapura.

Tak hanya itu, dirinya secara gratis memberikan kaos olahraga kepada kerabat untuk pertandingan resmi atau persahabatan.

“Jadi memang sepak bola dan futsal yang menjadi perhatian saya. Bukan hanya bicara soal hobi tapi saya hobi sekali dengan olahraga sepak bola maupun futsal. Beberap kali saya menyumbang kostum olahraga karena itu saya orangnya suka bergaul,” ujarnya.

Semua itu kata dia, untuk bagaimana mengarahkan generasi muda Papua yang mempunyai talenta di olahraga sepak bola dan futsal untuk lebih sportif.

“Memang tujuan saya itu, bagaimana kita arahkan anak-anak muda agar bermain lebih positif. Dan kita ikhlas kerja dengan mereka (anak-anak) terus terang ada berkah juga buat saya. Apalagi mereka bisa meraih presatasi ya itu berkah juga buat kita, yang penting itu,” katanya.

Terima Penghargaan

Atas kepedulian terhadap olahraga di Papua, Pak Haji menerima penghragaan dari wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. Ini merupakan penghargaan pertama kali baginya.

“Ini penghargaan yang pertama dari Wali kota Jayapura saya sampikan terimakasih banyak atas penghargaan ini,” ucapnya.

“Saya berterima kasih juga di tanah ini karena ada berkah, kalau saya ada perhatian dengan olahraga ini terus terang saya berpikir untuk kedepan jadi paling tidak ada campur tangan kita terhadap anak-anak apalagi di bidang olahraga. Karena saya peduli sekali dengan sepak bola dan futsal, peduli sekali,” tambah Pak Haji.

Sementara itu, wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menilai pemilik toko olahraga Ifan Sport itu telah berkontribusi besar dalam pengembagan olahraga di wilayah tersebut.

“Kami mengamati di kota ini kan banyak klub futsal yang banyak kadang-kadang ada yang datang ambil sepatu dan kaos di toko Ifan Sport. Dan dia (Pak Haji) beri dengan gratis ini kan sangat luar biasa dia mebantu pengembangan olahraga di kota Jayapura maka kita berikan penghargaan untuknya,” kata BTM sapaan akrabnya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Adi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.