Jabar Tambah Medali Emas Angkat Berat Peparnas XVI Papua

PEMENANG | Pemenang Para Angkat Berat Peparnas XVI Nomor 80 Kg. (Foto: James/ Seputarpapua)
PEMENANG | Pemenang Para Angkat Berat Peparnas XVI Nomor 80 Kg. (Foto: James/ Seputarpapua)

SENTANI | Di hari kelima Cabang Olahraga (Cabor) Para Angkat Berat yang berlangsung di Ballroom Suni Garden Lake Hotel and Resort Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (12/11/2021), Jawa Barat berhasil menambah satu medali emas di nomor 88 Kg putra Peparnas XVI Papua.

Disaat yang sama, Sumatera Utara tampil dominan dan juga berhasil mencuri tiga medali, yakni 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu pada nomor 80 Kg Putra.

Dengan hasil itu, kini Jawa Barat sementara menempati posisi teratas tabel medali Para Angkat Berat (Power Lifting) Peparnas XVI 2021 Papua dengan total lima emas.

Jabar unggul tiga medali emas dari Kontingen NPCI Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang masing-masing hingga saat ini baru mengumpulkan dua medali emas.

Karena di hari kelima pertandingan, Yogyakarta dan Jawa Tengah tidak mampu menggondol medali emas.

Pertandingan ini dibuka dengan keberhasilan Tambi Sibarani membawa pulang medali emas pertama bagi Kontingen NPCI Sumatera Utara setelah berhasil membukukan angkatan seberat 168 Kg.

Berat angkatan itu sekaligus memecahkan rekor Peparnas milik atlet NPCI Riau Anggriawan, yang dibuatnya pada Peparnas XV Jabar 2016.

Sedangkan medali perak di raih oleh Paralympian Angkat Berat Jawa Barat Tarmidi, yang berhasil mencatatkan angkatan 165 Kg.

Sedangkan medali perunggu diraih Lifter tuan rumah dari NPCI Papua Suratno dengan total angkatan 145 Kg.

Pelatih Angkat Berat NPCI Sumatera Utara, Zul Amri saat ditemui wartawan menyatakan bersyukur atas pencapaian NPCI Sumatera Utara, yang cukup dominan di hari kelima pertandingan cabor Para Angkat Berat.

“Bersyukurlah kita bisa dapat 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu untuk ini hari (untuk kategori putera),” ujarnya usai pengalungan medali, Jumat (12/11/2021).

Pria yang akrab disapa Zul mengaku persiapan timnya ke Papua sudah cukup baik, namun untuk hasil bergantung juga dengan strategi pelatih.

“Namanya pertandingan sudah pasti ada kalah dan menang, tapi kita bersyukur hasilnya sangat baik hari ini,” tutur Zul penuh rasa syukur.

Untuk itu, dirinya berharap pada cabor Para Angkat Berat di kategori Puteri masih ada kesempatan menambah pundi medali bagi tim Kontingen NPCI Sumut.

Sementara itu, Kontingen NPCI Jawa Barat membawa pulang emas kelima di cabor Para Angkat Berat Peparnas XVI Papua, setelah berhasil mematahkan persaingan dua NPCI Sumut untuk merebut medali emas dengan angkatan terbaik seberat 178 Kg di nomor 88 Kg Putra.

Sedangkan dua NPCI Sumut, Anto Boy dan Candra Efendi harus puas dengan medali perak dan medali perunggu, masing-masing dengan angkatan 175 Kg dan 166 Kg.

Dengan tambahan 1 medali emas di hari kelima, NPCI Jabar hampir bisa memastikan gelar juara umum cabor Para Angkat Berat Peparnas XVI Papua 2021, karena dengan tambahan 1 emas ini telah berhasil memperoleh 5 medali emas.

Berikut daftar perolehan medali di Cabor Para Angkat Berat, Kontingen NPCI Jabar dengan memperoleh 5 emas, 1 Perak dan 2 Perunggu (5-1-2), disusul DIY (2-1-2), Jateng (2-0-1), Kalbar (1-4-1), Papua (1-1-3), Sumut (1-1-1), Bali (1-0-0), Riau (0-2-0), Jambi (0-1-0) dan Kaltim (0-0-1).

Tanggapi Berita ini
reporter : James
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.